Depok.suara.com, Data perkembangan kasus COVID-19 di Kota Depok kembali diperbaharui oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
Dalam data tersebut per tanggal 3 September 2022 tercatat jumlah kasus aktif sebanyak 7.885 dari 63 Keluarahan yang ada.
Melansir laman resmi pemkot Depok, berdasarkan data tersebut, lima wilayah di Kota Depok masuk dalam kategori rendah kasus COVID-19.
Wilayah tersebut meliputi, Kelurahan Kedaung dan Cilodong dengan 24 kasus aktif. Kemudian, Kelurahan Cipayung Jaya dengan 26 kasus aktif, Kelurahan Leuwinanggung dengan 29 kasus aktif dan Kelurahan Tapos dengan 30 kasus aktif.
Sementara data lima kelurahan dengan kasus konfirmasi aktif terbanyak di Kota Depok ada di Kelurahan Tugu memiliki 496 kasus aktif dan Kelurahan Mekarjaya memiliki 406 kasus.
Sedangkan, Kelurahan Mekarsari memiliki 395 kasus aktif dan Kelurahan Tanah baru memiliki 389 kasus aktif. Terakhir, yaitu Kelurahan Bakti Jaya memiliki 379 kasus konfirmasi aktif.
Untuk terus berupaya menekan kasus Covid-19, Pemkot Depok mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) melalui 5M Plus 1D. Yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumuman, serta Membatasi Mobilitas. Kemudian, ditambahkan dengan D yaitu Divaksin.
Bagi masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama diminta berpartisipasi aktif untuk mendapatkan dosis kedua dan ketiga atau booster.
Terkait hal tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga menginstruksikan kepada camat dan lurah se-Kota Depok agar melakukan monitoring terhadap aktivitas warga di wilayahnya.
Baca Juga: Daftar 10 Napi Koruptor yang Bebas Bersyarat Serempak, Simak Profil dan Kasusnya
Serta memastikan warganya tetap melaksanakan dan mematuhi tentang ketentuan-ketentuan yang diatur dalam protokol kesehatan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Wali Kota Nomor Nomor 443/387/Kpts/Satgas/Huk/2022 tentang Perpanjangan Ketiga PPKM Level 1 Corona Virus Disease (Covid-19).