Harga BBM Naik, Segini Tarif Angkot dan Bis di Depok

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 08 September 2022 | 16:59 WIB
Harga BBM Naik, Segini Tarif Angkot dan Bis di Depok
Potret supir angkot saat menempelkan pengumuman taris setelah harga BBM naik (Depok/AH)

Depok.suara.com, Sopir angkutan dan PO Bis  kota di Depok sudah menaikan tarif untuk menutupi setoran atau biaya operasional pasca kenaikan harga BBM.

Hariyanto sopir angkot D 06 Terminal Depok Simpangan mengatakan rata rata sopir angkot sudah menaikan tarifnya.

"Pas BBM diumumkan naik, besok harinya mau ngak mau tarif kita juga naikin,"katanya.

Dia menambahkan kenaikan tarif bervariasi mulai ada yang 1000 hingga 2000 dilihat dari jarak penumpang naik dan turun.

Namun demikian, kata Hatiyanto, saat ini dirinya masih menunggu kebijakan pemerintah terkait tarif baru yang akan diberlakukan setelah kenaikan harga BBM.

"Kalau kita engak taikin ya bisa ngak nutup setoran," katanya.

Sementara itu, Sopir D 09 Pasar Pucung-Terminal Depok,  Karsono menambahkan tarif angkot sudah dinaikan. Tarif lama biasanya Stasiun Depok-Pasar Pucung Rp 6000 naik menjadi Rp 8000. Sementara tarif untuk pelajar jarak dekat Rp 3000, jarak jauh Rp 5000.

"Untuk saat ini penumpang tidak ada yang protes akan kenaikan tarif mungkin mereka sudah memahaminya,"katanya.

Sopir angkot trayek 06 jurusan Terminal Depok-Simpangan-Terminal Jatijajar, Nasir juga mengatakan, setelah 30 tahun dirinya menjadi sopir angkot, baru kali ini dirinya mengalami kondisi yang sangat berat.

 “Waktu awal pandemi memang berat, tetapi tidak seberat saat ini,” ucapnya.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini para sopir angkot di Kota Depok tengah dilema menunggu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah

"Hingga kini belum ada edaran resmi dari pemerintah untuk menaikan tarif, sehingga kami dilema dan masih menunggu,” ungkapnya. 

Dirinya meminta agar pemerintah segara mengelaurkan kebijakan tarif angkot terbaru, sebagai sebuah solusi dari dampak kenaikan BBM. Nasir menjelaskan sebelum kenaikan harga BBM biasanya dalam sehari dia membeli bensin seharga Rp 100 ribu.

"Yang biasanya dalam sehari beli bensin Rp 100 ribu, kini bisa mencapai Rp 130 hingga Rp 140 ribu. Begitu pun dengan setoran yang naik sekitar 20 persen. Sudah jatuh tertimpa tangga,” ujarnya.

“Kami meminta segera dikeluarkan kebijakan baru untuk tarif angkot, karena kalau seperti ini menyusahkan kami,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengemudi Ojol ke PKS, Mengadu Penghasilan Turun Gegara BBM Naik hingga Tak Dapat BLT ke Ahmad Syaikhu

Pengemudi Ojol ke PKS, Mengadu Penghasilan Turun Gegara BBM Naik hingga Tak Dapat BLT ke Ahmad Syaikhu

News | Kamis, 08 September 2022 | 16:13 WIB

Tarif Angkot Naik Rp 1.000, Kadishub DKI Jakarta: Rekomendasi DTKJ

Tarif Angkot Naik Rp 1.000, Kadishub DKI Jakarta: Rekomendasi DTKJ

Jakarta | Kamis, 08 September 2022 | 16:01 WIB

Harga BBM Naik, Pengamat: Pengelolaan Subsidi Pemerintah Salah

Harga BBM Naik, Pengamat: Pengelolaan Subsidi Pemerintah Salah

Bisnis | Kamis, 08 September 2022 | 15:59 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB