Depok.suara.com, Jalur penyeberangan untuk orang lanjut usia atau lansia dan disabilitas di Jalan Margonda tepatnya di depan Balaikota Depok akan diterapkan sistem buka tutup lantara kerap dipakai oleh orang yang bukan semestinya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok, Marbudi mengatakan, akses jalur penyeberangan khusus tersebut ditutup untuk meminimalisasi korban akibat kecelakaan.
Karena menurut Marbudi, kawasan tersebut dinilai rawan kecelakaan lalu lintas, sebagai langkah antisipasi maka dilakukan sistem buka tutup.
"Pintu tersebut akan dibuka saat adanya warga atau lansia yang mengambil pembayaran pensiunan di salah satu Bank di Jalan Margonda," ujarnya.
Biasanya, kata Marbudi, pada setiap tanggal 1 sampai 11 jalur penyeberangan lansia akan dibuka karena di tanggal tersebut ada pengambilan dana pensiunan yang mayoritas berumur lansia.
"Karena bisa menimbulkan kecelakaan maka kita terapkan sistem buka tutup" katanya.
Sistem tersebut diterapkan, lanjut Marbudi, karena jalur penyeberangan yang seharusnya diperuntukkan bagi disabilitas dan lansia itu, ternyata sering digunakan bukan semestinya.
Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi masih terlihat pejalan kaki yang masih menyberang di lokasi tersebut.
Terlihat garis berwarna kuning dan hitam dipasang menutupi jalur penyeberangan itu. Pintu di jalur tersebut tampak tak terkunci dengan gembok.
Baca Juga: Ketua KNKT Cari Solusi Supaya Petani Tak Bakar Rumput di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang