Kaesang Pangarep Jadi Voter Pertama yang Minta KLB, Ketua PSSI Panik?

Suara Depok

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:20 WIB
Kaesang Pangarep Jadi Voter Pertama yang Minta KLB, Ketua PSSI Panik?
Kaesang Pangarep (Tangkapan Layar)

Depok.suara.com - Kaesang Pangarep yang merupakan bos dari Persis Solo menjadi voter pertama yang mendesak PSSI untuk segera menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Diketahui banyak pihak yang mendorong pengurus PSSI mundur karena tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan korban jiwa. Tetapi pengurus PSSI menyatakan tidak akan mundur kecuali permintaan dari voter.

Karena itulah putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengeluarkan vote pertama meminta KLB. Dia menilai PSSI butuh perubahan secara menyeluruh.

Namun, putra bungsu Presiden Jokowi yang baru terjun ke kancah sepak bola tanah air ini mengaku tidak tahu menahu soal penyenggaraan KLB PSSI.
Karena itulah Kaesang Pangarep merasa perlu dibimbing sebagai pemilik klub yang pertama menginginkan KLB.

"Pak, ijin tolong ajarin kami untuk meminta KLB. Maaf, kami anak baru di dunia sepak bola," kata Kaesang Pangarep melalui akun twitternya yang dilansir SuaraSurakarta.id, Jumat (21/10/2022).

"Apakah kami perlu kirim surat resmi menggunakan kop surat perusahaan ke PSSI?," sambungnya lagi.

Adik Gibran Rakabuming itu kemudian mengatakan apakah satu voter sudah cukup untuk bisa menyelenggarakan KLB.

"Tapi apa kami yang cuma 1 voter ini udah cukup?," ujar Kaesang Pangarep.

Tolak rekomendasi TGIPF

baca juga

Sebelumnya, salah satu rekomendasi pihak TGIPF menyarankan PSSI untuk melakukan KLB demi menyelamatkan sepak bola nasional.

Namun usulan tersebut ditolak oleh salah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh. Ia menyebut, KLB merupakan hak anggota PSSI.

Oleh karena itu, PSSI baru akan melaksanakan KLB andai semua anggota menginginkannya.

"Kalau anggota minta sesuai statuta ya terlaksana. Kalau di luar ya tidak bisa serta merta. Harus melalui statuta yang ada," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Wasit PSSI seperti dimuat Antara.

Lebih lanjut, Riyadh mengatakan tidak perlu disuruh, PSSI akan melaksanakan KLB pada tahun 2023 sebagaiman regulasi yang ada.

"PSSI tidak pakai disuruh nanti tahun 2023 ya ganti dan perlu proses tiga bulan sebelumnya mundur," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Nyaman Didatangi Polisi Berkali-kali, Alasan Ortu 2 Korban Tragedi Kanjuruhan Tolak Autopsi

Tak Nyaman Didatangi Polisi Berkali-kali, Alasan Ortu 2 Korban Tragedi Kanjuruhan Tolak Autopsi

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:51 WIB

Arahan Presiden Jokowi Dinilai Dapat Pulihkan Citra Polri yang Tercoreng

Arahan Presiden Jokowi Dinilai Dapat Pulihkan Citra Polri yang Tercoreng

Surakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:33 WIB

Kaesang Pangarep Jadi Voter Pertama yang Mendesak KLB PSSI, Iwan Bule Panik Nggak?

Kaesang Pangarep Jadi Voter Pertama yang Mendesak KLB PSSI, Iwan Bule Panik Nggak?

Surakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:05 WIB

Terkini

Tak Sesuai UUD 45, Purbaya Akui Realisasi Anggaran Pendidikan 2025 Tak Capai 20%

Tak Sesuai UUD 45, Purbaya Akui Realisasi Anggaran Pendidikan 2025 Tak Capai 20%

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:18 WIB

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Spotify Luncurkan Fitur Baru AI Chat, Bisa Diajak Ngobrol hingga Atur Lagu

Spotify Luncurkan Fitur Baru AI Chat, Bisa Diajak Ngobrol hingga Atur Lagu

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:15 WIB

Look Back: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan, Impian, dan Perpisahan

Look Back: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan, Impian, dan Perpisahan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:15 WIB

Peringkat Utang Aman, Mengapa Ekonomi Indonesia Tetap Terancam?

Peringkat Utang Aman, Mengapa Ekonomi Indonesia Tetap Terancam?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:14 WIB

Ikut Demo? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Fatal Ini saat Terpapar Gas Air Mata

Ikut Demo? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Fatal Ini saat Terpapar Gas Air Mata

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:10 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:08 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Lindungi Kulitmu, Ini 5 Skincare Penyelamat saat Cuaca Panas Ekstrem

Lindungi Kulitmu, Ini 5 Skincare Penyelamat saat Cuaca Panas Ekstrem

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:00 WIB

×