Pemindahan Tugu Gong Si Bolong Tak Libatkan Dishub

Suara Depok

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:48 WIB
Pemindahan Tugu Gong Si Bolong Tak Libatkan Dishub
Potret kondisi tugu gong si bolong yang sudah dipindah (Instagram)

Depok.suara.com, Sempat ramai diperbincangkan dan mendapat sorotan dari berbagai pihak, akhirnya tugu Gong si Bolong yang berlokasi  di Pertigaan Tanah Baru, Kecamatan Beji telah dibongkar dan akan dipindahkan ke lokasi yang baru.

Menanggapi hal tersebut, pemindahan tugu Gong si Bolong, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok Marbudi mengaku pihaknya tidak mengetahui terkait pemindahan tugu tersebut.

Pasalnya, kata Marbudi, hingga saat ini pihaknya belum pernah menerima instruksi dalam bentuk apa pun terkait hal tersebut.

"Saya tidak tidak tau persis soal pemindahan tugu gong si bolong, karena memang tidak ada informasi terkait hal itu," ujar Marbudi ketika dikonfirmasi depok.suara.com Jumat (21/10/2022).

Lebih lanjut Marbudi mengatakan, sebelumnya Ia hanya mendengar kabar tentang adanya pemindahan tersebut, namun, tidak ada informasi resmi yang masuk ke Dinas Perhubungan.

Bahkan, kata Marbudi, baru baru ini dirinya mendengar bahwa pemindahan tugu gong si bolong tersebut telah dilakukan.

"Hingga saat ini tidak ada arahan dari pimpinan   soal pemindahan tersebut" terangnya.

Soal pemindahan tugu tersebut sempat menjadi sorotan dari sejumlah pihak soal rekayasa lalu lintas, Marbudi menuturkan, jika memang kami (Dishub) dilibatkan pastinya akan ada pembahasan itu.

"Idealnya memang harus ada rekayasa lalu lintas, tapi berhubung tidak ada informasi apapun secara resmi maka kami tidak melakukan tindaklanjut apapun terkait hal itu karena tidak dilibatkan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemindahan Tugu Gong Si Bolong yang berlokasi di Pertigaan Tanah Baru, Kecamatan Beji mendapat sorotan dari Anggota DPRD Depok Nurhasan.

Nurhasan mempertanyakan jika tugu tersebut akan dipindahkan apakah sudah ada Manajemen Rekayasa Lalu Lintasnya.

"Kami rasa perlu adanya kajian rekayasa lalu lintas yang melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Perhubungan dalam pemindahan tugu gong si bolong,"katanya.

Lebih lanjut Nurhasan mengatakan, perlu adanya kajian yang matang salah satunya rekayasa lalu lintas pasca pemindahan tugu si bolong.

"Apakah sudah ada kajian yang matang terkait pemindahan Tugu Si Bolong, mau dipindah kemana itu tugunya,"katanya.

"Sampai saat ini sampai sejauh mana proses perkembangannya pemindahan Tugu Si Bolong," sambungnya.

Jika memamg dipindahkan ke lokasi lain, kata Nurhasan,  jangan malah menimbulkan masalah baru seperti kemacetan atau masalah lainnya.

Saat ini saja, lanjut Nurhasan, lalu lintas di lokasi tersebut menjadi kantong kemacetan lalu lintas, dan diharapkan jika tugu itu dipindahkan bisa memecahkan kemacetan lalu lintas.

"Artinya perlu perencanaan yang baik, sehingga nantinya di lokasi yang baru menjadi icon yang estekik  dan menambah keindahan lokasi jalan," terangnya.

"Kami harap posisi yang baru di harapkan strategis dan juga dapat membantu kenyamanan lingkungan," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Tanah Baru Dicky Mahyudin belum dapat memastikan kapan Tugu Gong Si Bolong dipindahkan. Menurut dia, wewenang pemindahan tugu itu ada di tangan pihak Tol Cijago Seksi 3.

"Pihak tol bilangnya secepatnya untuk melakukan pembongkaran dulu karena memang sudah mengganggu lalin," ujar Dicky.

Dicky mengatakan, keberadaan tugu tersebut sudah tidak memungkinkan karena menghambat arus lalu lintas. Terlebih, jalan layang atau overpass Tol Cijago Seksi 3 telah beroperasi.

Pihaknya terbuka dengan penataan Tugu Gong Si Bolong yang baru yang rencananya desainnya dari warga.

“Dirapikan lagi, jadi tugu yang lama itu dihancurkan, dirobohkan nanti dibangun lagi yang baru. Ukurannya agak besar lebih besar sedikit sekitar 2×2 dan lebih bagus. Dan itu pun desainnya nanti dari warga tokoh, tapi nanti pembangunannya dari pihak tol yang bangun,” katanya.

Terkait pemindahan Tugu Si Bolong pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Depok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkab Sukabumi Siapkan Anggaran BTT Rp50 Miliar untuk Penanggulangan Bencana Alam

Pemkab Sukabumi Siapkan Anggaran BTT Rp50 Miliar untuk Penanggulangan Bencana Alam

Sukabumi | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 19:55 WIB

Presiden Jokowi Bertemu Tony Blair Membahas Tentang Pemindahan ASN

Presiden Jokowi Bertemu Tony Blair Membahas Tentang Pemindahan ASN

Surabaya | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:54 WIB

Pemerintah Siapkan 4 Skenario Pemindahan ASN ke IKN

Pemerintah Siapkan 4 Skenario Pemindahan ASN ke IKN

Lampung | Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:54 WIB

Dinas Perhubungan Kota Ambon Uji Coba Parkir Digital

Dinas Perhubungan Kota Ambon Uji Coba Parkir Digital

Sulsel | Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid

Sumbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:12 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar

Kalbar | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara

Bekaci | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:05 WIB