Peneliti Sarankan Hal Ini Untuk Hindari Diabetes

Suara Depok | Suara.com

Selasa, 01 November 2022 | 09:11 WIB
Peneliti Sarankan Hal Ini Untuk Hindari Diabetes
Makanan dengan karbohidrat tinggi bisa picu diabetes (Pixabay)

Depok.suara.com - Diabetes menjadi penyakit yang rentan dialami oleh banyak orang. Terlebih, memakan makanan manus sudah menjadi gaya hidup di Indonesia. 

Diketahui, Diabetes kerap terjadi pada seseorang yang berusia di atas 45 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan anak-anak dan remaja juga mengalami hal yang sama, terutama diabetes tipe 2.

Menurut NHS, diabetes tipe 2 adalah kondisi umum yang menyebabkan kadar gula (glukosa) dalam darah menjadi terlalu tinggi. Dalam jangka panjang, penyakit ini dapat meningkatkan risiko terkena masalah serius pada mata, jantung, dan saraf.

Terdapat berbagai faktor tak terkendali yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2, seperti usia dan genetika. Bahkan, faktor gaya hidup juga berperan penting dalam meningatkan risiko diabetes.

Oleh sebab itu, salah satu cara untuk menurunkan risiko diabetes dapat dilakukan dengan mengatur gaya hidup, terutama pola makan.

Dilansir dari Eat This Not That, penelitian terbaru dari Universitas Tulane telah menemukan bahwa kebiasaan makan tertentu dapat menurunkan risiko diabetes. Kebiasaan makan tersebut adalah membatasi asupan karbohidrat harian.

Sebelumnya, peneliti di Stanford Medical Center juga mengatakan bahwa diet rendah karbohidrat dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Namun, temuan terbaru dari para peneliti di Tulane ini cukup unik karena menemukan bahwa diet rendah karbohidrat mungkin dapat membantu penderita pradiabetes dalam menurunkan kadar gula darah mereka.

Penelitian itu dilakukan pada 150 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok diet rendah karbohidrat dan kelompok dengan diet biasa. Setiap peserta berusia antara 40 dan 70 tahun, dan memiliki diabetes atau pradiabetes.

Selain itu, mereka tidak boleh menjalani pengobatan apa pun untuk menurunkan gula darah mereka. Setelah enam bulan, kelompok yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat memiliki kadar hemoglobin A1c yang lebih rendah yang menjadi penanda umum untuk mengukur kadar gula darah.

Artinya, kebiasaan makan ini berpotensi dapat membantu mereka yang menderita diabetes dan pradiabetes mengelola glukosa darah mereka.

Selain itu, ditemukan juga bahwa kelompok rendah karbohidrat kehilangan lebih banyak berat serta memiliki kadar gula darah yang lebih rendah daripada kelompok diet biasa.

Para peserta penelitian dalam kelompok rendah karbohidrat diberi panduan tentang berapa banyak karbohidrat yang harus dikonsumsi setiap hari serta konseling perilaku selama periode enam bulan. 

Tiga bulan pertama, peserta diinstruksikan untuk membatasi konsumsi karbohidrat mereka menjadi kurang dari 40 gram per hari. Kemudian di tiga bulan terakhir, mereka akan mengonsumsi karbohidrat sebanyak 60 gram.

Di akhir penelitian, kelompok rendah karbohidrat telah mengonsumsi total kalori lebih sedikit daripada kelompok lain serta lebih sedikit karbohidrat total, gula tambahan, dan minuman manis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Keliru, Makanan Ini Justru Memperburuk Sakit Demam

Jangan Keliru, Makanan Ini Justru Memperburuk Sakit Demam

| Selasa, 01 November 2022 | 08:57 WIB

Polisi Beberkan Belum Ada Tersangka Meski 3 Perusahaan Farmasi Telah Diperiksa

Polisi Beberkan Belum Ada Tersangka Meski 3 Perusahaan Farmasi Telah Diperiksa

| Senin, 31 Oktober 2022 | 17:47 WIB

Dua Perusahaan Farmasi Ini Melanggar Standar Batas EG dan DEG, BPOM Bilang Begini

Dua Perusahaan Farmasi Ini Melanggar Standar Batas EG dan DEG, BPOM Bilang Begini

| Senin, 31 Oktober 2022 | 17:13 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan

Sumut | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:48 WIB

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:45 WIB

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:41 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB