Depok.suara.com - 4 kebiasaan minum yang wajib dilakukan saat ingin menurunkan berat badan.
Ketika ingin menurunkan berat badan, kebanyakan orang berfokus pada asupan makanan. Mana yang boleh dimakan, mana yang sebaiknya tidak dimakan. Jarang sekali yang memperhatikan asupan minuman, padahal minuman juga bisa berpengaruh pada proses penurunan berat badan.
Jika mempunyai kebiasaan minum yang baik dapat membantu menurunkan berat badan, maka sebaliknya kebiasan minum yang buruk justru dapat membuat berat badan naik.
Dilansir dari Eat This Not That, berikut beberapa kebiasaan yang terkait dengan minuman yang bisa berpengaruh dalam proses penurunan berat badan :
![Gambar ilustrasi [Freepik]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/07/30/1-whatsapp-image-2023-07-30-at-152959-2.jpeg)
1. Rajin Minum Air Putih
Selain melancarkan kinerja fungsi ginjal untuk membuang limbah dan racun berbahaya dalam tubuh, air putih juga membuat kerja sistem pencernaan lebih efisien dalam mengolah makanan sekaligus mengendalikan nafsu makan.
Jika kebutuhan cairan tercukupi, juga bisa membantu proses metabolisme tubuh sehingga bekerja lebih cepat untuk membakar lemak.
Dengan minum 8 gelas air putih (± 2 liter), selain terpenuhinya kebutuhan cairan harian, juga bisa membakar hingga 100 kalori per hari.
2. Menghindari Minuman Bersoda dan Minuman Dalam Kemasan
Baca Juga: Maia Estianty dan Irwan Mussry Ikut Disebut, Dul Jaelani Tak Ucap Nama Mulan Jameela Jadi Gunjingan
Minuman bersoda dan minuman dalam kemasan seperti teh, kopi, jus buah, minuman berenergi hingga minuman pengganti elektrolit tubuh, dapat meningkatkan berat badan dan menggagalkan diet karena mengandung kalori dan gula yang tinggi akibat diberi gula tambahan berupa sukrosa atau fruktosa.
Ketika dikonsumsi, fruktosa tidak dapat menurunkan hormon rasa lapar ghrelin seperti halnya glukosa biasa. Dengan begitu ketika mengonsumsi jenis minuman tersebut, rasa seperti belum kenyang akan terus ada. Sehingga akan orang lebih mudah merasakan lapar dan tetap makan camilan atau mengonsumsi makanan berat.
![Gambar ilustrasi [Freepik]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/07/30/1-whatsapp-image-2023-07-30-at-152959-1.jpeg)
3. Tidak Minum Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol mengandung kalori yang tinggi, jika mengosumsinya pada saat perut kosong akan membuat nafsu makan semakin "menggila". Kemampuan tubuh dalam membakar lemak juga berkurang, sebagai efek dari minuman beralkohol yang bisa memperlambat metabolisme sekitar 70 persen.
Alkohol sangat cepat diserap oleh lambung dan usus kecil lalu mengirimnya ke otak dan hati. Saat berada di hati inilah lemak terbentuk, kemudian disimpan dalam tubuh lebih lama sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.
4. Awali Hari Dengan Minum Teh