Depok.suara.com- Baru-baru ini bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan menjadi sorotan publik sepakbola tanah air.
Pasalnya, bek berusia 21 tahun itu tengah dilirik oleh klub K-League 1 (Liga 1 Korea Selatan), Suwon FC usai situasinya di Tokyo Verdy tak menentu.
Kabarnya, Arhan sendiri telah menjalin komunikasi dengan Suwon FC dan klub besutan Kim Do-kyun siap mendatangkan suami Azizah Shalsa pada Januari 2024 mendatang.
Tentu saja, kabar tersebut banyak publik yang bertanya-tanya mengenai Suwon FC.
Daripada penasaran, yuk kita mengenal lebih dalam sejarah Suwon FC sebagaimana yang dikutip dari bolatimes pada Rabu (27/9/2023).
Awal Berdiri Suwon FC
Suwon FC berdiri pada tahun 2003, ketika pemerintah kota Suwon membentuk klub ini. Mereka memulai perjalanannya dengan bersaing di Korean National League sebagai klub semi-profesional.
Pada awalnya klub ini dikenal dengan nama Suwon City Football Club, klub ini memiliki ambisi besar, yaitu dengan menjaring pemain-pemain berbakat di sekolah-sekolah sepakbola di daerah setempat dan menjalin kerjasama dengan klub elit Suwon Samsung Blue Wings.
Awal Kesuksesan
Meskipun masih berstatus klub semi-profesional, Suwon mengejutkan banyak orang dengan menjuarai turnamen semi-pro, yaitu Korean President's Cup National Football Tournament pada tahun 2004.
Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar klub ini dalam mengembangkan bibit muda di daerahnya.
Menjajaki Sepakbola Profesional
Pada tahun 2012 lalu, Suwon FC resmi menjadi klub sepakbola profesional dan mengajukan diri sebagai peserta liga. Akhirnya mereka bergabung dengan K-League 2 pada 2013 lalu dan membuat kesan impresif dengan finish di peringkat keempat dalam musim debut mereka.
Bahkan, mereka menjadi satu-satunya klub dari K-League 2 yang menjadi semifinalis FA Cup Korea.
Promosi ke K-League 1
Pada akhir musim 2015, Suwon FC sukses lolos ke babak playoff usai menempati peringkat ketiga, pencapaian tersebut membuat mereka promosi ke K-League 1 pada tahun 2016 lalu.
Namun, debut mereka di K-League 1 tidaklah berjalan mulus, dan mereka akhirnya kembali terdegradasi pada musim berikutnya.
Perjuangan Suwon FC di K-League 2
Selama 4 musim berikutnya, Suwon FC harus berjuang di K-League 2 untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Korea Selatan.
Alhasil, pada musim 2021 mereka kembali promosi ke K-League 1 setelah mereka finish di peringkat kedua.
Prestasi yang Cukup Mentereng
Suwon FC telah mencatatkana sejumlah prestasi yang impresif selama perjalanannya, mereka dua kali menempati posisi runner up di K-League 2 pada musim 2015 dan 2020.
Tak hanya itu, Suwon juga sukses meraih gelar juara National League pada 2010 lalu, serta menjadi runner-up pada tahun 2005, 2007, dan 2008 di National League.
Sorotan di Tahun 2022
Pada musim 2022, Suwon FC menarik perhatian karena merekrut Shin Jae Won, yang merupakan putra dari pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong.
Namun, perjalanan karier Shin Jae Won di Suwon tak berlangsung lama. Ia akhirnya melanjutkan kariernya di divisi kedua Liga Korea (K-2 League) bersama Seongnam FC.
Suwon FC terus berambisi untuk meraih kesuksesan di dunia sepakbola Korea Selatan dan menjadi destinasi impian para pemain muda, termasuk Pratama Arhan dari Indonesia. (*)