Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar terduga penghina Ibu Negara Iriana Jokowi diusir paksa warga hingga arak ramai-ramai. Kabar soal itu mencuat setelah beredar video di Youtube kanal YouTube SKEMA POLITIK.
Dalam unggahan videonya seperti dikutip dari Suara.com, Senin (28/11), pemilik Akun itu menuliksan judul: "DIUSIR PAKSA DARI RUMAHNYA PENGHINA IBU IRIANA DIARAK WARGA SETEMPAT."
Disebutkan jika masyarakat tidak diam atas tindakan dari terduga penghina Iriana Jokokowi.
"MASYARAKAT TAK TINGGAL DIAM…!!! PENGHINA IBU IRIANA DIUSIR PAKSA"
Lantas, benarkah klaim itu?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran dari Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video dan narasi yang mengklaim penghina Iriana Jokowi adalah salah.
Sebelumnya, sempat viral di Twitter akun @KoprofilJati yang mengunggah cuitan berisi penghinaan kepada Ibu Iriana. Akun itu dilaporkan dimiliki oleh warga Bantul berinisial KJ.
Setelah dilakukan penelusuran, Ketua RT wilayah tempat tinggal KJ menyebutkan bahwa dia menerima laporan warganya bahwa KJ mengolok-olok Iriana Jokowi.
Baca Juga: Lokasi Gempa Cianjur Jadi Tempat Wisata Bencana, BNPB Langsung Beri Peringatan Soal Ini
Namun, tidak ada keterangan yang menyebutkan KJ diusir paksa oleh warga setempat. Ketua RT hanya menyebutkan bahwa KJ adalah warganya.
Sumber lain juga menyebutkan, Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada penangkapan terhadap KJ karena belum ada laporan polisi yang diterima pihaknya.
Menurutnya, kasus dugaan penghinaan terhadap Ibu Negara ini merupakan delik aduan sehingga harus ada laporan terlebih dahulu.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka klaim yang menyebut bahwa penghina Iriana Jokowi diusir paksa dan diarak warga setempat adalah hoaks. Narasi tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Sumber: Suara.com)