Hotman Paris, pengacara Venna Melinda blak-blakan mengungkap kronologi saat kliennya menjadi korban KDRT, Ferry Irawan. Kekerasan yang dialami Venna itu bermula saat Ferry ngebet minta 'jatah' ke istrinya meski keduanya sedang berada di mobil.
Cerita soal minta jatah Ferry kepada Venna diungkap Hotman Paris saat menjadi narsumber di sebuah acara yang ditayangkan salah satu televisi nasional.
"Jadi ceritanya adalah mereka dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kediri naik mobil. Di dalam mobil, si cowok ini sudah minta sama maminya yang cantik, 'ntar malam kita pacaran ya mah'," kata Hotman Paris seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (20/1) malam.
Hotman pun mengungkap frasa 'pacaran' yang dimaksud Ferry kepada istrinya itu adalah hubungan badan.
Diketahui, peristiwa KDRT itu terjadi saat Venna dan Ferry menginap di salah satu hotel di kawasan Kediri, Jawa Timur. Sebelum adanya insiden kekerasan itu, Venna dan suaminya itu sempat terlibat cekcok mulut.
Hotman pun membeberkan cerita Venna. Saat diajak suaminya untuk berhubungan seks, Venna mengaku sedang kelelahan.
"Terus, si Venna ini kan capek. Jadi malam-malamnya itu ditolak," kata Hotman Paris.
Tampaknya, Ferry tidak mau menggubris kondisi Venna yang mengaku sangat capek. Lantaran sudah ngebet ingin berhubungan badan, Ferry pun sempat melucuti pakaian Venna Melinda pada pukul tiga pagi. Karena dalam kondisi lelah, Venna tetap tidak mau melayani ajakan Ferry untuk bercinta.
Lantaran ajakan main di ranjang itu ditolak, Ferry pun akhirnya mengirim sejumlah foto masa lalu Venna Melinda yang dinilai kerap memakai pakaian seksi.
Baca Juga: Tak Terima Disebut Termiskin di Jawa, Ini Tanggapan Pemda DIY
"Akhirnya sesudah si Venna bangun, dilihat lah semua WA ini, mulailah terjadi perdebatan, pertengkaran," katanya.
Diketahui, buntut kejadian itu, Ferry akhirnya dilaporkan Venna Melida ke polisi atas kasus KDRT. Terkini, Ferry sudah resmi menjadi tersangka dan mendekam di rutan Polda Jatim atas laporan dari istrinya itu.
(Sumber: Suara.com)