Feony Elizabeth Johanna Knoch, putri Barry Prima sempat dilaporkan hilang setelah keluar dari kediamannya di kawasan Sarijadi, Bandung, Jawa Barat, Senin (10/4) lalu. Peristiwa itu lantaran keluarga menduga karena picu skizofrenia paranoid yang diidap oleh Feony.
"Kami sempat berpikiran ke sana, karena kondisi kejiwaan dari Feony," ungkap adik Feony Elizabeth Johanna Knoch, Ferozy Knoch seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (13/4).
Lantaran penyakit kejiwaan yang diidapnya, Feony kini harus meminum obat penenang untuk menjaga kestabilan mentalnya.
"Dia skizofrenia paranoid, jadi harus konsumsi obat penenang setiap harinya," terang Ferozy Knoch.
Diduga, emosi Feony Elizabeth Johanna Knoch sedang tidak stabil saat dirinya keluar dari rumah. Sebab sangat mungkin bagi penderita skizofrenia paranoid tiba-tiba merasa dimusuhi dalam delusinya.
"Kami semua saling berdiskusi sama keluarga, apa dia lagi kesal sama siapa sampai akhirnya pergi," papar Ferozy Knoch.
"Tapi ternyata enggak ada. Bahkan semua hubungannya baik-baik saja beberapa minggu terakhir," ujar Ferozy.
Setelah tiga hari tak ditemukan, Barry Prima pun sempat melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
"Terakhir dilihat itu beliau meninggalkan rumah di daerah Sarijadi menggunakan sepeda motor jam 10 pagi. Dia berpakaian lengkap ya, pakai jaket, celana panjang, bawa barang-barang berharga kaya laptop sama tab," terang Ferozy Knoch.
Baca Juga: Pemicu Brigadir J Dibunuh karena Ngaku Diperkosa, Putri Candrawathi Tetap Dihukum 20 Tahun Penjara
Saat ini, Feony Elizabeth Johanna Knoch kabarnya sudah pulang ke rumah Barry Prima.
(Sumber: Suara.com)