Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Hotman Paris Protes Keras soal Ini

Dexcon

Selasa, 03 Oktober 2023 | 18:01 WIB
Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Hotman Paris Protes Keras soal Ini
Ungkap Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Hotman Paris Protes Keras soal Ini. [Suara.com/Oke Atmaja] (Suara.com/Oke Atmaja)

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikut menanggapi soal kasus kopi sianida yang telah menyeret Jessica Kumala Wongso ke dalam penjara. Hotman Paris menganggap tak ada bukti yang kuat untuk membuktikan Jessica Wongso bersalah atas kematian Mirna Darmawan Salihin

Kasus kopi sianida pada 2016 lalu kembali ditanggapi Hotman karena kasus tersebut kembali viral setelah diangkat menjadi film yang ditayangkan Netflix. 

Lewat video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, pada Selasa (3/10), Hotman Paris awalnya menyoroti soal dua alat bukti yang dianggap tidak terpenuhi dalam kasus kopi sianida. Menurutnya, kasus Jessica itu hanya berdasarkan keyakinan majelis hakim. 

"Kasus Jessica, racun sianida viral lagi setelah filmya tayang di Netflix.  Komentar saya atas kasus itu dari dulu adalah tidak diterapkan prinsip harus ada dua alat bukti sebelum seseorang dipidana, tapi menonjol keyakinan hakim," kata Hotman dikutip Dexcon.suara.com, Rabu. 

Hotman Paris [Instagram]
Hotman Paris (sumber: Instagram)

Hotman mencontohkan pengadilan di Eropa dan Amerika Serikat pun tidak akan memproses hingga persidangan jika ditemukan kasus seperti kopi sianida Jessica Wongso. 

"Di Eropa juga di Amerika, seseorang tidak bisa divonis hukuman berat seperti ini, kalau buktinya masih ragu-ragu. Artinya tidak ada keraguan sedikit pun, harus ada bukti telak," katanya. 

Dia pun menganggap tidak ada bukti-bukti yang kuat untuk menghukum Jessica Wongso atas kematian Mirna. 

"Dalam kasus Jessica, bukti itu tidak ada yang telak. Tidak tahu, ini kesalahan siapa ini, apakah tim pengacara atau tidak, saya gak tau," katanya. 

Hotman Paris pun juga meragukan keterangan saksi ahli termasuk ahli toksikologi dalam sidang kasus Jessica. Pasalnya, menurutnya, saksi ahli itu sudah berani menyebut jika Jessica adalah pelaku yang menebarkan racun sianida ke es kopi Vietnam yang diminum Mirna.  

baca juga

"Tapi yang jelas saat waktu ada saksi ahli, didatangkan ke persidangan yang memberatkan Jessica. Saksi ahli tentang racun itu berani mengatakan, racun tersebut diletakan, tanggal sekian, jam sekian. Padahal dia diperiksa sebagai saksi, dia memeriksa kasus tersebut sudah hampir beberapa minggu setelah kematian almarhum," katanya.

"Jadi bagaimana mungkin dia bisa tahu jam diletakannya itu racun, hanya Tuhan yang tahu, apakah ada racun, dan apakah diletakan jam berapa. Tapi memang kesakiannya itu dibuat sedemikian rupa agar, dia mengatakan jam sekian racun itu diletakan. Karena jam segitu bersamaan Jessica sudah di meja. Jadi seolah-olah sudah ada Jessica sudah ada di TKP pada saat racun itu dimasukan ke dalam gelas," imbuh Hotman. 

Dia pun sempat melayangkan protes atas keterangan saksi ahli yang dihadirkan ke sidang Jessica. Sebab, Hotman menanggap sangat mustahil saksi ahli itu tahu detail soal tuduhan Jessica membunuh Mirna dengan racun sianida. 

"Sehingga tentu orang akan beranggapan satu-satu orang yang diduga meletakan adalah Jessica. Karena jamnya bersamaan. Itu saya protes keras itu, karena tidak mungkin ahli bisa mengetahui jam berapa racun itu dimasukan kalo dia hanya sebatas ahli," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Putrinya Dizalami di Kasus Kopi Sianida, Ibu Jessica Wongso: Emang Ini Dibikin, Kayak Sinetron

Sebut Putrinya Dizalami di Kasus Kopi Sianida, Ibu Jessica Wongso: Emang Ini Dibikin, Kayak Sinetron

Dexcon | Selasa, 03 Oktober 2023 | 16:15 WIB

Klaim Bisa Kawin 2 Ribu Kali, Aksi Hotman Paris Peluk Aspri di Depan Istri Disorot: Di Mana Akal Sehatmu?

Klaim Bisa Kawin 2 Ribu Kali, Aksi Hotman Paris Peluk Aspri di Depan Istri Disorot: Di Mana Akal Sehatmu?

Dexcon | Minggu, 24 September 2023 | 10:27 WIB

Ngaku Dapat Untung usai Terima Amplop Rp2 Miliar dari Konglomerat, Hotman Paris Tetap Sesumbar soal Biaya Pernikahan Anaknya: Ini Mah Kecil

Ngaku Dapat Untung usai Terima Amplop Rp2 Miliar dari Konglomerat, Hotman Paris Tetap Sesumbar soal Biaya Pernikahan Anaknya: Ini Mah Kecil

Dexcon | Selasa, 19 September 2023 | 12:16 WIB

Habiskan Rp5 Miliar, Foto Hotman Paris di Suvenir Pernikahan Anaknya Bikin Salfok: Kayak Hand Sanitizer Rp15 Ribuan

Habiskan Rp5 Miliar, Foto Hotman Paris di Suvenir Pernikahan Anaknya Bikin Salfok: Kayak Hand Sanitizer Rp15 Ribuan

Dexcon | Senin, 18 September 2023 | 19:15 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×