Dugaan TPPU Puput Melati, Kuasa Hukum: Salah Kamar

Madinah

Senin, 07 Juli 2014 | 09:55 WIB
Dugaan TPPU Puput Melati, Kuasa Hukum: Salah Kamar
Puput Melati usai diperiksa sebagai saksi pencurian perhiasan di Polda Metro Jaya, Sabtu (10/5/2014). (Suara.com/Yazir Farouk)

Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Puput Melati. Namun, jerat pasal ini dianggap keliru.

"TPPU yang mana? Ini salah kamar. Pasal TPPU atau money laudry itu seharusnya lewat pengembangan, bukan laporan perorangan. Kita nggak ada urusan," kata Ramdhan Alamsyah, kuasa hukum Puput Melati dihubungi Suara.com.

Ditambahkan Ramdhan, mengusut perkara TPPU tidak semudah bagai membalikkan telapak tangan. Pengenaan pasal ini dianggap tidak relevan. "Misalnya begini, nipu 20 juta, terus dia (Puput) punya harta 8 miliar. Nggak mungkin dong harta 8 miliar itu disebut hasil TPPU," katanya.

Puput Melati dilaporkan pasal TPPU karena diduga ikut menikmati hasil penipuan berkedok praktik pengobatan UGB serta menerima transfer sejumlah uang ke rekeningnya. Namun, kata Ramdhan, setelah UGB mengembalikan dan mengganti seluruh uang korban, kasus ini semestinya batal diusut.

"Dimana TPPU-nya? UGB sudah mengganti uang semua uang korban kok. Bahkan sudah ada yang mencabut laporannya. Dimana predikat crime-nya coba? Ini harusnya masalah perdata. Kalau mafia atau koruptor baru bisa disebut TPPU," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik terus mengusut dugaan TPPU Puput. "Beberapa orang saksi sudah diperiksa," kata Kabid humas Polda metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto belum lama ini.

Namun, hingga saat ini penyidik belum menetapkan status hukum Puput. "Statusnya masih sebagai saksi atau terlapor," lanjut Rikwanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Dugaan TPPU, Puput Melati Masih Saksi

Kasus Dugaan TPPU, Puput Melati Masih Saksi

Entertainment | Jum'at, 04 Juli 2014 | 21:11 WIB

Jelang Puasa, Puput Melati Besuk UGB

Jelang Puasa, Puput Melati Besuk UGB

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2014 | 18:37 WIB

Suami Dibui, Puput Melati Jalani Ramadan di Rumah Orangtua

Suami Dibui, Puput Melati Jalani Ramadan di Rumah Orangtua

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:00 WIB

Puput Melati Jalani Ramadan Tanpa Suami

Puput Melati Jalani Ramadan Tanpa Suami

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2014 | 16:17 WIB

Anak Puput Melati Sakit

Anak Puput Melati Sakit

Entertainment | Rabu, 02 Juli 2014 | 12:44 WIB

Kasus Dugaan Pencurian Emas UGB Diproses Usai Vonis

Kasus Dugaan Pencurian Emas UGB Diproses Usai Vonis

Entertainment | Selasa, 24 Juni 2014 | 11:05 WIB

Delia Septianti Berharap UGB Segera Disidang

Delia Septianti Berharap UGB Segera Disidang

Entertainment | Kamis, 19 Juni 2014 | 20:58 WIB

Berkas Kasus Penipuan UGB Sudah Diserahkan ke Kejaksaan

Berkas Kasus Penipuan UGB Sudah Diserahkan ke Kejaksaan

Entertainment | Kamis, 19 Juni 2014 | 17:18 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×