Suara.com - Riyanti Sofyan membantah menjadikan putrinya, artis Marshanda sebagai mesin pencetak uang. Dugaan itu dilontarkan kuasa hukum Marshanda, OC Kaligis, karena melarang kliennya meninggalkan rumah dan tinggal di apartamen.
"Nggak pernah saya lakukan anak saya seperti mesin ATM," kata Riyanti saat menggelar jumpa pers di kediamannya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014).
Riyantijuga membantah tudingan tak lagi bisa menguasai uang Cac-sapaan akrab Marshanda, setelah berganti manajer seperti yang pernah dikatakan OC Kaligis.
"Jujur, saya sangat lega jika Marshanda ditangani manajer lain sehingga saya nggak perlu khawatir dan capek. Tapi, manajer yang seperti apa dulu? Apakah yang profesional, tahu moral dan etika hidup yang wajar?" ujarnya menjelaskan.
Manajer yang baik, kata Riyanti, harus bisa membatasi kegiatan si artis. Entah apa maksud Riyanti mengatakan hal tersebut. Diduga dia menyinggung kinerja manejer baru Caca.
"Marshanda itu anaknya ambisius sekali. Pernah satu kali saat di bangku SD, dia lagi ujian terus mau konser juga. Kalo nggak dibatasi gimana capeknya dia," ucapnya.
Klarifikasi Riyanti terkait peristiwa 'pemasungan' Caca. Kepada OC Kaligis, Caca mengaku disekap selama delapan hari di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, sejak 26 Juli.