Isti Ayu Pratiwi peraih runner up II di ajang Puteri Indonesia 2009 ikut senang atas kemenangan Elvira Devinamira untuk penghargaan kostum nasional terbaik di ajang Miss Universe 2015 yang berlangsung Florida International University, Doral, Miami, Amerika Serikat. pada Januari lalu.
"Seneng lah (setelah tahu Elvira menang). Karena aku ikut nge-twit buat voting," kata perempuan yang akrab disapa Ayu ini, saat ditemui usai press screening film Pohon Keramat di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015).
Penilaian kostum di ajang ini memang mengandalkan voting di Twitter. Ayu tidak ingin jagoan dari Indonesia kalah.
"Karena memang harus mention kan pakai twit gitu, pake hashtag segala macam. aku selalu vote," pungkas perempuan 27 tahun tersebut.

Sementara itu, Elvira gagal masuk 10 besar di Miss Universe, dia hanya masuk 15 besar. Kostum nasional yang berhasil juara satu diberi tema The Chronicle of Borobudur hasil karya perancang Dynand Fariz, pendiri Jember Fashion Festival. Kata Elvira, kostum itu punya bobot 20 kilogram yang terbuat dari bahan tafeta sutra dan dipadukan dengan motif songket.
Desain kostum terinspirasi dari relief Candi Borobudur yang kaya dengan detail manik-manik dan kristal. The Chronicle of Borobudur berhasil menyisihkan empat negara lainnya yang masuk sebagai lima kostum nasional terbaik. Negara yang berhasil dikalahkan Indonesia adalah Argentina, Kanada, Jerman, dan India.