Eksekusi Bali Nine, Axl Rose Kritik Jokowi

Tomi Tresnady

Rabu, 29 April 2015 | 18:37 WIB
Eksekusi Bali Nine, Axl Rose Kritik Jokowi
Axl Rose. [Shutterstock]

Suara.com - Legenda rock Axl Rose, vokalis band Guns N'Roses, bereaksi atas eksekusi mati pimpinan Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015) dini hari.

Musisi 53 tahun itu mengirim komentar kepada Presiden Jokowi yang menolak permohonan grasi yang diajukan oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbott.

Pemilik nama asli William Bruce Rose, Jr ini memuat lima cuitan di akun Twitternya. Pertama-tama ia menulis: "Ini sangat mengganggu Presiden Widodo mengabaikan protes internasional dengan mengeksekusi 8 orang."

Pelantun Sweet Child O'mine itu lalu membuat referensi kepada Mary Jane Fiesta Veloso, warga negara Filipina, yang terhindar dari regu tembak pada Selasa malam setelah informasi perekrutnya di Filipina menyerahkan diri ke polisi.

"Mari kita berdoa penangguhan hukuman Nona Veloso menjadi permanen."

Axl pun menyoroti Jokowi yang menurutnya tergesa-gesa melaksanakan hukuman mati setelah dugaan suap hakim yang menangani Bali Nine mencuat.

Media Australia menyebut terpidana mati Andrew Chan dan Sukumaran dimintai uang 130 ribu dolar Amerika agar mendapat hukuman di bawah 20 tahun. Namun, tetap saja duo ini dicabut nyawanya oleh regu tembak.

"Widodo yang menolak menunda eksekusi sampai semua persoalan hukum dan penyelidikan korupsi diselesaikan adalah hal yang tidak bisa dimaafkan."

Setelah itu, Axl meluapkan kekecewaannya kepada Jokowi yang berada di luar negeri saat eksekusi dilakukan.

"Untuk Widodo yang berada di luar negeri dengan pernyataan besarnya yang menolak terima panggilan atau membaca di menit-menit terakhir atas kecaman adalah pengecut," tulis Axl dengan nada kasar.

"Rakyat Indonesia layak lebih baik," pungkasnya.

Beberapa jam sebelumnya, Axl menulis surat terbuka kepada Jokowi, di mana ia menyampaikan apresiasi saat ia konser di Jakarta dengan bandnya pada tahun 2012.

Surat dengan 1.500 kata itu menyebut secara spesifik Andrew Chan, Sukumaran, dan Mary Jane. Orang-orang itu dieksekusi regu tembak pada Rabu dini hari, meskipun tekanan datang dari Perdana Menteri Australia Tony Abbott dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop agar dihentikan eksekusi mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Slash Pernah Bius Orangtua Pacar agar Bisa Berhubungan Intim

Slash Pernah Bius Orangtua Pacar agar Bisa Berhubungan Intim

Entertainment | Selasa, 29 Juli 2014 | 17:14 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×