7 Film yang Berhubungan dengan Peristiwa G30S

Angelina Donna

Kamis, 01 Oktober 2015 | 07:45 WIB
7 Film yang Berhubungan dengan Peristiwa G30S
Ilustrasi (malesbanget)

Seperti yang kamu tau, hari ini tepat 50 tahun lalu ada sebuah peristiwa kelam terjadi di Indonesia. Sebuah sejarah yang sampe hari ini masih jadi perbincangan bangsa. 

Entah dari sisi mana peristiwa ini dibahas, bahkan beberapa filmmaker pernah mengangkatnya ke dalam sebuah film.

Baca juga artikel ini:

1. The Act of Killing (Jagal)

Anwar dan kawan-kawan adalah sekelompok preman bioskop-yang menguasai pasar gelap karcis-yang direkrut oleh tentara untuk menjadi pemimpin pasukan pembunuh. Mereka membantu tentara membunuh lebih dari satu juta orang yang dituduh komunis, etnis, Tionghoa, dan intelektual, dalam waktu kurang dari satu tahun. Dan lewat film ini, Anwar dkk dengan bangga menceritakan tentang pembunuhan yang mereka lakukan, dan cara yang mereka gunakan untuk membunuh.

2. Look of Slience (Senyap)

Berbeda dengan film pertama yang menyoroti pelaku pembantaian, di film keduanya, Joshua menjadikan keluarga korban pembunuhan peristiwa 1965 sebagai tokoh sentral. Adalah Adi, seorang tukang kacamata keliling yang juga adik dari Ramli, salah satu korban peristwa tersebut (yang dianggap sebagai simpatisan PKI). Melalui profesinya, Adi berusaha menemukan siapa pembunuh kakaknya sekaligus mencoba memecahkan kebisuan tragedi tersebut dengan mendatangi para pelaku pembunuhan.

3. The Year of Living Dangerously

Sebuah film drama romantik Australia yang berkisah tentang petualangan seorang wartawan Australia yang ditugaskan meliput situasi di Jakarta pada tahun 1965, tepatnya sebelum hingga saat peristiwa G30S. Walau latarnya peristiwa 1965, tapi film ini gak bisa dijadikan gambaran penuh tentang peristiwa 50 tahun silam itu, karena syutingnya pun dilakukan di Filipina bukan di Indonesia. Tapi tetep aja sih di jaman Orde Baru, film ini dilarang tayang di Indonesia, karena isinya yang dianggap tidak sesuai dengan sejarah (versi Orde Baru).

4. Lentera Merah

Walau ini film horor, tapi latar belakang ceritanya yakni peristiwa 60-an bikin film ini masuk dalam list. Dikisahkan dalam film, Lentera Merah adalah majalah kampus Universitas Nasional Indonesia (UNI) yang selalu kritis terhadap kondisi bangsa dan pemerintahan. Saat itu tim redaksi angkat 49 yang dipimping Iqbal sedang mencari anggota baru. Lalu seorang mahasiswi bernama Risa mengikuti audisi tersebut dan penampilannya langsung menarik perhatian Iqbal dkk. Tapi ternyata Risa adalah seorang mahasiswi tahun 1965 yang tewas dikurung karena dianggap komunis.

5. Gie

Siapa yang gak kenal sama salah satu karya keren dari duet maut Mira Lesmana dan Riri Riza ini? Bercerita tentang Soe Hok Gie, mahasiswa Universitas Indonesia yang lebih dikenal sebagai aktivis dan pecinta alam. Masa remaja dan kuliah Gie dijalani di bawah rezim pelopor kemerdekaan Indonesia Bung Karno, yang ditandai dengan konflik antara militer dengan PKI. Gie dan teman-temannya bersikeras bahwa mereka tidak memihak golongan manapun.

6. Sang Penari

Cerita cinta tragis terjadi di sebuah desa miskin, Dukuh Paruk, antara Srintil, adalah seorang penari ronggeng dengan Rasus yang berprofesi sebagai tentara yang berlatar belakang peristiwa 1965. Dalam film, warga desa tersebut kemudian bergabung dengan partai komunis, setelah diyakini akan terbebas dari kelaparan, kemiskinan, dan penindasan para tuan tanah yang serakah. Begitu juga Srintil yang akhirnya sering diminta partai komunis untuk mengisi acara kesenian rakyat agar bisa menarik massa. Tapi malapetaka politik terjadi di Jakarta tahun 1965, Srintil dan warga Dukuh Paruk lainnya ikut terseret karena dianggap ada keterlibatan dengan komunis.

7. Pengkhianatan G30 S/PKI

Terakhir, film tentang G30S versi resmi pemerintah Orde Baru yang mengisahkan tentang peristiwa yang terjadi pada malam 30 September dan pagi 1 Oktober 1965 di Jakarta. Walau secara sejarah, film ini banyak kebohongannya, tapi secara sinematografi film ini bagus banget dan gak ada salahnya untuk kamu tonton.

Gimana, dari ketujuh film di atas, mana yang udah kamu tonton? Terus kamu paling favorit sama film apa? Boleh lho dishare kesan-kesannya di sini.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×