Olga Lidya Keletihan Jadi Ketua Panpel Ajang FFI 2015

Laban Laisila, Nanda Hadiyanti

Senin, 19 Oktober 2015 | 21:52 WIB
Olga Lidya Keletihan Jadi Ketua Panpel Ajang FFI 2015
Artis Olga Lidya. [suara.com/Nanda Hadiyanti]

Suara.com - Aktris Olga Lidya mengaku capek menjadi ketua panitia pelaksana Festival Film Indonesia (FFI) 2015. Namun ia merasa bertanggung jawab untuk turut serta memajukan perfilman Indonesia, salah satunya dengan berlangsungnya FFI 2015.

 "Kalau capek sih nggak kepikiran lagi, tapi terasa. Capek banget. Ini bagian tanggung jawab. Harus dijalankan sampai habis dan sebaik-baiknya," kata Olga saat ditemui di Gedung The East, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2015).

Dengan sistem penilaian voting, Olga yakin FFI kali ini bisa menjadi lebih baik. Dia optimistis penjurian yang dilakukan 100 orang juri terpilih dan proses penghitungan secara profesional akan membuat FFI lebih dari sistem yang sebelumnya.

"Sistem ini sangat bagus ya, dan kita minta bantuan dari pihak lain penghitungannya. Mereka internasional. Mereka nggak peduli yang menang yang mana. Pihak ketiga seperti itu yang kita butuhkan. Yang penting buat mereka angka penghitungan. Jadi nggak pake perasaan. Nggak baper (bawa perasaan)," ujarnya seraya tertawa.

Hingga kini persiapan FFI 2015 sudah pada tahap penjurian dari 58 film yang lolos seleksi. Malam puncak FFI 2015 sendiri baru akan dihelat pada 21 November 2015 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FFI 2015 Buka Pendaftaran, Ini Harapan Lukman Sardi

FFI 2015 Buka Pendaftaran, Ini Harapan Lukman Sardi

Entertainment | Rabu, 09 September 2015 | 20:26 WIB

Ini Tiga Film Indonesia yang Diputar di Cannes

Ini Tiga Film Indonesia yang Diputar di Cannes

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2015 | 06:15 WIB

Terkait RUU Pilkada, Olga Lidya Bandingkan SBY dengan Obama

Terkait RUU Pilkada, Olga Lidya Bandingkan SBY dengan Obama

Entertainment | Senin, 29 September 2014 | 01:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×