Kaka "Slank" Imbau Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

Madinah, Nikolaus Tolen

Senin, 22 Februari 2016 | 14:13 WIB
Kaka "Slank" Imbau Masyarakat Tolak Revisi UU KPK
Slank Tolak Revisi UU KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Grup Band Slank menyatakan dukungannya terhadap Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mendatangi Gedung KPK di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini, Senin (22/2/2016). Kaka dan kawan-kawan mengimbau masyarakat menolak revisi undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Sebelum revisi UU KPK terjadi, mari kita bersama-sama dukung KPK supaya KPK tidak jadi dilemahkan," kata laki-laki bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji tersebut di sela-sela konser singkat Slank di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dikatakan Kaka, keputusan pimpinan KPK menolak langkah DPR terkait revisi UU KPK sudah tepat.

"Slank disini ingin menegaskan bahwa Slank tetap mendukung dan terus mendukung apa yang dilakukan pimpinan KPK. Kita antikorupsi dan terus support semua yang dilakukan KPK selama ini," lanjut Kaka.

Dalam konser singkat dalam rangka menyatakan sikap menolak revisi UU KPK tersebut Kaka dan kawan-kawannya membawakan lima buah lagu yakni Seperti Para Koruptor(SPK), Halal, Hey Bung, Koruptor Dor, dan Ku Tak Bisa.

Ditengah-tengah aksi panggung tersebut, Bimbim, drumer Slank juga ikut menyampaikan keprihatinannya terhadap DPR yang dinilai lebih peduli pada pelemahan KPK daripada memberi efek jera bagi koruptor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agus Rahardjo Antusias Lihat Aksi Slank di Gedung KPK

Agus Rahardjo Antusias Lihat Aksi Slank di Gedung KPK

News | Senin, 22 Februari 2016 | 13:44 WIB

Slank Tolak Revisi UU KPK

Slank Tolak Revisi UU KPK

Foto | Senin, 22 Februari 2016 | 12:57 WIB

Tolak Revisi UU KPK, Slank Temui Komisioner KPK

Tolak Revisi UU KPK, Slank Temui Komisioner KPK

News | Senin, 22 Februari 2016 | 11:35 WIB

Ahmad Dhani Cagub Jakarta, Kaka Slank: Asal Ngerti DKI, Sah Saja

Ahmad Dhani Cagub Jakarta, Kaka Slank: Asal Ngerti DKI, Sah Saja

Entertainment | Senin, 15 Februari 2016 | 19:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×