Selain Jadi DPO, Seteru Jeremy Thomas Dijerat UU ITE

Tomi Tresnady

Rabu, 04 Mei 2016 | 20:40 WIB
Selain Jadi DPO, Seteru Jeremy Thomas Dijerat UU ITE
Jeremy Thomas dan Ina Thomas saat jumpa pers soal penipuan yang dilakukan Maratul Habibah di Jalan Iskandarsyah, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016). [suara.com/Wahyu]

Suara.com - Maratul Habibah, perempuan yang berseteru dengan Jeremy Thomas dan Ina Thomas ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kepolisian Republik Indonesia. Ara, sapaannya, kabur ke Singapura sehingga tak mau kooperatif dengan penyidik.

"JPU sudah bilang, pemeriksaan sudah lengkap sudah P21. Dan sudah dipanggil supaya kooperatif tapi tidak kooperatif," ucap Jeremy Thomas di kantor tim kuasa hukumnya, Jalan Iskandarsyah nomor 95, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2016).

Jeremy menambahkan, apa yang dilakukan Ara sudah melecehkan hukum di Indonesia. Makanya tak heran perempuan yang mengaku sosialita itu dijadikan DPO pihak Kepolisian.

"Dia tidak menganggap adanya hukum di Indonesia. Makanya Mabes terbitkan DPO," kata ayah Axel Matthew Thomas itu.

Sementara itu, HR Yanuar Bagus Sasmito, selaku kuasa hukum Jeremy dan Ina mengatakan, Maratul Habibah ini disangkakan karena mempengaruhi masyarakat dengan kalimat bohong dan menyesatkan.

"Dengan adanya info tersebut, penyidik menetapkan Maratul dengan Undang-undang ITE nomor 11 tahun 2008. Dia broadcast di media sosial dan memfitnah dengan perkataan bohong dan keterangan yang tidak benar," tutur Yanuar.

"Terus saudara Ara juga dijerat Pasal 310/311 KUHP. Dia membangkang dengan proses hukum. Dia melukai perasaan klien kami, dia harus ikut pengadilan kalau mau membuktikan dirinya benar."

Kasus berawal saat Jeremy membeli villa di kawasan Ubud, Bali seharga Rp 17 miliar. Namun, pada 4 Oktober 2014, pemilik Villa pertama bernama Alexander Patrick Morris-suami Maratul Habibah, menyerobot villa tersebut.

Setelah dilaporkan, warga negara Australia itu kemudian ditahan selama sebulan oleh Kepolisian Bali. Setelahnya, istri Patrick, Ara melaporkan Ina Thomas pada 8 April 2015 atas dugaan ancaman dan pemerasan lewat media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Penangkapan Patrick, Seteru Jeremy Thomas

Kronologis Penangkapan Patrick, Seteru Jeremy Thomas

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2015 | 15:24 WIB

Seteru Jeremy Thomas Ditangkap Polisi Bali

Seteru Jeremy Thomas Ditangkap Polisi Bali

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2015 | 15:04 WIB

Villa Diserobot WNA, Jeremy Thomas Lapor Ke Polda Metro Jaya

Villa Diserobot WNA, Jeremy Thomas Lapor Ke Polda Metro Jaya

Entertainment | Rabu, 08 Oktober 2014 | 17:21 WIB

Jeremy Thomas Izinkan Axel Matthew Punya Tato

Jeremy Thomas Izinkan Axel Matthew Punya Tato

Entertainment | Selasa, 20 Mei 2014 | 10:44 WIB

Terkini

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:54 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:46 WIB

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:45 WIB

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:26 WIB

×