alexametrics

Papan Bunga untuk Ahok Bertumbangan, Marissa Haque: Serem Ah

Tomi Tresnady
Papan Bunga untuk Ahok Bertumbangan, Marissa Haque: Serem Ah
Marissa Haque ditemui di Komisi Penyiaran Indonesia, Selasa (27/9/2016) [suara.com/Nanda]

Namun, Icha sempat mengunggah untaian kata-kata di akun Instagramnya dengan mengajak masyarakat memaafkan Ahok terkait kasus penodaan agama.

Suara.com - Ribuan papan bunga membanjiri Balai Kota DKI Jakarta sejak dikirim pertama kali pada Jumat, 21 April 2017.

Papan-papan bunga tersebut sengaja dikirim oleh para pencinta pasangan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat untuk tetap memberikan dukungan meskipun kedua pasangan pemimpin DKI Jakarta itu dinyatakan kalah oleh pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam hitung cepat semua lembaga survei.

Namun, ada peristiwa angin cukup kencang melewati area Balai Kota hingga menumbangkan papan bunga yang sebelumnya tersusun rapih.

Artis, politisi sekaligus dosen Marissa Haque sampai bertanya-tanya, "apakah alam juga tak menerima?". Entah apa maksudnya dengan pertanyaan tersebut.

Baca Juga: Ahok: Kita Bukan Pengecut untuk Pertahankan Negara Ini

Papan Bunga untuk Ahok Bertumbangan, Marissa Haque: Serem Ah - 1

"Angin dan tumbangnya puluhan bunga untuk Ahok, waddduuuh... alampun tak menerima bukan? Serem lah!: Marissa Haque F," tulis ibu dua anak yang akrab disapa Icha ini yang juga mengunggah foto papan bunga bergeletakkan di rumput dan trotoar.

Istri dari musikus Ikang Fawzi ini diketahui sempat mendukung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. Setelah masuk putaran dua, dia lalu memberikan dukungannya kepada pasangan Anies-Sandi.

Meski demikian, Icha tak ingin Ahok dipenjara gara-gara kasus penodaan agama. Ia sempat mengunggah untaian kata-kata di akun Instagramnya dengan mengajak masyarakat memaafkan Ahok.

Papan Bunga untuk Ahok Bertumbangan, Marissa Haque: Serem Ah - 2

Baca Juga: Sebelum Lengser dari Gubernur, Ahok Siapkan Pergub Visum Gratis

"Yuk kita maafkan Pak Ahok @BasukiBTP! Pak Ahok sudah belajar banyak dari apa yang beliau lakukan," Icha memulai tulisannya.