Ditangkap Kasus Narkoba, Riza Shahab Bukan Target Polisi

Ferry Noviandi, Sumarni

Jum'at, 13 April 2018 | 20:28 WIB
Ditangkap Kasus Narkoba, Riza Shahab Bukan Target Polisi
Riza Shahab saat gelar perkara kasus narkoba di Polda Metro Jaya. (Sumarni/Suara.com)

Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan kronologis awal penangkapan pesinetron Riza Shahab dan kawan-kawan terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Riza Shahab sebetulnya bukan target operasi (TO) polisi.

Petugas mulanya menyelidiki perempuan berinisial RH yang diduga pengguna narkoba jenis sabu. Ketika hendak dilakukan penangkapan terhadap RH, ada Riza Shahab di tempat kejadian perkara (TKP).

"Informasi berawal dari adanya seseorang yang menggunakan narkotika jenis sabu berinisial RH. Jadi kita melakukan pendalaman, penyelidikan. Kemudian hari Kamis kemarin, tim mendapat alamat kos-an RH di daerah Kuningan Jakarta Selatan. Setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak ada," terang Argo Yuwono di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (13/4/2018).

"Dan hari itu juga mendapat informasi RH ada di Apartemen Wave. Setelah dicek ada di lobi apartemen bersama teman-temannya. Ada RA, AC dan ada MR (Riza Shahab) di sana. Otomatis kita interograsi," sambungnya lagi.

Selama diinterogasi, mereka tidak menampik kalau baru saja memakai narkoba. Dalam keterangan mereka, lanjut Argo, pemakaian narkoba dilakukan di lantai 23 Apartemen Wave, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Mereka membenarkan baru saja menggunakan narkotika di lantai 23. Anggota lantas ke atas. Di salah satu kamar kita melakukan penggeledehan di sana, ada SN dan WS," terang Argo Yuwono.

Terlepas dari itu, Argo Yuwono menyebutkan di antara mereka bahkan ada yang belum saling kenal. Mereka hanya pakai sabu bersama-sama.

Riza Shahab saat gelar perkara kasus narkoba di Polda Metro Jaya. (Sumarni/Suara.com)

baca juga

"Yang bersangkutan ada yang kenal ada yang tidak kenal. Tapi sabu seberat 0,5 gram harga Rp800 ribu sudah digunakan habis oleh mereka," ucap Argo Yuwono.

Seperti diketahui, Riza Shahab dan kawan-kawan sudah dinyatakan positif narkoba jenis sabu. Mereka pun berpotensi menjalani rehabilitasi mengingat tidak ada barang bukti narkoba yang ditemukan di TKP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilu, Anak Kedua Riza Shahab Wafat di Usia Belum Genap Sebulan

Pilu, Anak Kedua Riza Shahab Wafat di Usia Belum Genap Sebulan

Your Say | Senin, 22 September 2025 | 09:31 WIB

Pesan Pilu Riza Shahab Buat Anak Keduanya yang Meninggal Dunia: Maafkan Baba Nak

Pesan Pilu Riza Shahab Buat Anak Keduanya yang Meninggal Dunia: Maafkan Baba Nak

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 07:41 WIB

Kabar Duka, Anak Kedua Riza Shahab yang Baru Lahir Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anak Kedua Riza Shahab yang Baru Lahir Meninggal Dunia

Entertainment | Minggu, 21 September 2025 | 12:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×