Hari Kedua Synchronize Festival, Rhoma Irama Bawa Pesan Damai

Fajarina Nurin | Wahyu Tri Laksono
Hari Kedua Synchronize Festival, Rhoma Irama Bawa Pesan Damai
Rhoma Irama di Synchronize Festival 2018 hari kedua. [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

Penampilan Rhoma Irama diiringi pesan-pesan sang raja dangdut untuk persatuan masyarakat Tanah Air.

Suara.com - Rhoma Irama dan Soneta menjadi penutup hari kedua Synchronize Festival 2018. Penampilan si Raja Dangdut dan bandnya tersebut memang yang paling ditunggu-tunggu penonton.

Tepat pukul 23.00 WIB, Rhoma Irama dan Soneta masuk ke atas panggung Dynamic. “Mohon izin mau sound check boleh? Assalamualaikum Warahmatullahi Wanarakatuh. Di sini Rhoma Irama berbicara. Semua tepuk tangan yuk, memang dengan adanya musik dunia ramai. Tapi tanpa adanya musik dunia sepi tak akan asyik. Silahkan main musik tapi asal jangan saling mengusik,” ucap Rhoma membuka dengan lagu Musik, Sabtu (6/10/2018).

Tembang-tembang hits dari ayah Ridho Rhoma itu seperti Viva Dangdut, Terajana versi Indonesia dan India dibawakan setelah lagu pertama. Tak lupa, suami Richa Rahim itu mengajak penonton yang hadir intropeksi diri terkait gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat dan Palu-Donggala Sulawesi Tengah.

“Wahai bangsa Indonesia, kita sekarang telah berduka, setelah gempa yang memporakporandakan Lombok dan  sekarang kita sedang berduka karena Palu, Sulawesi Tengah,” katanya.

Baca Juga: Harlah Seabad NU Sampai Tengah Malam Nanti, Masih Ada Rhoma, Slank dan Maher Zain

“Bencana bukan suatu kebetulan. Semua perintah Allah SWT. Yang pertama bisa ujian, kedua peringatan, ketiga hukuman. Naudzubillahimindzalik. Barang siapa yang mau masuk surga. Oleh karena itu mari kita adakan introspeksi nasional,” ujarnya.

Rhoma juga mengajak penonton yang hadir agar mendoakan saudara-saudara sebangsa setanah air yang meninggal akibat dua bencana tersebut. “Kita doakan agar semua yang meninggal mati dalam keadaan sahid. Yang sakit diberikan kesembuhan,” katanya.

Sebelum menyanyikan lagu 250 Juta Penduduk Indonesia, waktunya pria 71 tahun itu mengajak agar di tahun politik 2019 dijalani tanpa rusuh. Rhoma mengajak agar generasi muda menjalankan pemilu damai.

“Sekarang tahun politik, berbeda adalah mutlak dalam demokrasi, tapi berbeda bukan berarti musuh-musuhan, marah-marahan. Mari kita ciptakan pemilu damai, pemilu yg bermartabat. Demi rakyat Indonesia yang jumlahnya 250 juta jiwa,” katanya.

Lagu-lagu seperti Adu Domba, Stop, Perjuangan dan Doa menyusul menghibur penonton yang mayoritas generasi muda itu.

Baca Juga: Westlife Siap Sapa Fans di Bandung, Begini Cara Beli Tiketnya

“Terima kasih Synchronize Fest, terima kasih pengunjung, semoga kita bersatu lagi di lain kesempatan Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” tutup Rhoma menyanyikan lagu Insya Allah.