Liburan di Korea, Audi Marissa Curhat Hampir Tak Bisa Nyoblos

Fajarina Nurin, Suci Febriastuti

Senin, 15 April 2019 | 14:58 WIB
Liburan di Korea, Audi Marissa Curhat Hampir Tak Bisa Nyoblos
Audi Marissa menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 di Korea Selatan. [instagram/audimarissa]

Suara.com - Audi Marissa menceritakan bahwa dirinya hampir tidak bisa menggunakan hak pilihnya di Korea Selatan.

Awalnya, seorang warganet menanyakan kepada Audi Marrisa bagaimana caranya bisa mendapatkan hak pilih di Korea Selatan. Pasalnya, teman dari warganet tersebut tidak bisa mencoblos karena kehabisan surat suara.

Audi Marissa. [Suara.com/Ismail]
Audi Marissa. [Suara.com/Ismail]

Di kolom komentarnya, Audi Marissa menjelaskan bahwa dirinya sudah mendaftar online untuk menjadi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sejak bulan Februari lalu.

"Itu yang tadi aku takutin. Karena aku hampir nggak bisa nyoblos. Aku sudah daftar dari bulan Februari. Terus langsung lihat daftar online dan ternyata sudah ada nama aku. Nah, pas tiga hari yang lalu, aku cek lagi di online nama aku nggak ada. Aku panik dong. karena banyak banget yang marah-marah soal nama mereka nggak ada di daftar pas cek online," tulis Audi Marissa.

"Terus tadi aku datang pagi-pagi sengaja mau cek lagi. Pas lihat di papan daftar, ada nama aku. aku senang masih bisa nyoblos. Tapi pas dengar-dengar di sana ternyata yang bagian DPTb belom tentu bisa dapat surat suara karena cuma bisa dapat 200-an surat suara saja. Karena nama aku urutannya bagian awal-awal, jadi masih bisa nyoblos Alhamdulillah," lanjutnya.

Audi Marissa yang saat ini tengah berlibur di Negeri Gingseng tersebut mengungkapkan perasaan bahagianya dapat berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini.

Audi Marissa usai screening Film Udah Putusin Aja, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2018). (Suara.com/Ismail)
Audi Marissa usai screening Film Udah Putusin Aja, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2018). (Suara.com/Ismail)

Dalam postingan terbarunya, Audi Marrisa berpesan untuk menghargai satu sama lain siapapu Presiden yang nantinya terpilih.

"YEAYY!!!! maaf ya guys nyoblos duluan hehe. Walaupun lagi nggak di Indonesia, tetep harus melaksanakan hak sebagai warga negara Indonesia. Apapun pilihan kita, tetap harus menghargai satu sama lain. Dan siapapun yang menjadi Presidennya, Beliaulah yang memang berhak mengubah Indonesia menjadi lebih baik! #suaraindonesia. Ohya sekalian tadi bisa foto bareng juga nih sama bapak Dubes Indonesia di Korea (Bapak @.den_uh )," tulisnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Jokowi, Hedi Yunus Seperti Bikin Dosa Besar

Dukung Jokowi, Hedi Yunus Seperti Bikin Dosa Besar

Entertainment | Senin, 15 April 2019 | 14:40 WIB

Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK

Arungi Ombak, PPLN Fiji ke Tengah Laut Jemput Suara WNI ABK

News | Senin, 15 April 2019 | 14:27 WIB

Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok

Masa Tenang Jelang Pencoblosan, Spanduk Provokatif Bertebaran di Depok

Jabar | Senin, 15 April 2019 | 14:06 WIB

Isu Kiamat Berlalu, 52 Warga Ponorogo Pulang ke Rumah karena Mau Nyoblos

Isu Kiamat Berlalu, 52 Warga Ponorogo Pulang ke Rumah karena Mau Nyoblos

Jatim | Senin, 15 April 2019 | 13:41 WIB

Masa Tenang, KPU Minta Netizen Berfollower Banyak Tak Berkampanye

Masa Tenang, KPU Minta Netizen Berfollower Banyak Tak Berkampanye

News | Senin, 15 April 2019 | 13:37 WIB

Polda Yogyakarta Kerahkan 6.688 Personel Jaga Hari Pencoblosan

Polda Yogyakarta Kerahkan 6.688 Personel Jaga Hari Pencoblosan

Jogja | Senin, 15 April 2019 | 12:57 WIB

Terkini

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

×