Tak Mau Racuni Anak Cucu Jadi Alasan Dian Sastrowardoyo Peduli Plastik

Ferry Noviandi, Ismail

Senin, 22 April 2019 | 20:46 WIB
Tak Mau Racuni Anak Cucu Jadi Alasan Dian Sastrowardoyo Peduli Plastik
Dian Sastrowardoyo (Sumarni/Suara.com)

Suara.com - Dian Sastrowardoyo rupanya begitu sedih mendengar kabar beberapa ikan paus yang terdampar karena menelan banyak sampah plastik. Ibu dua anak itu pun kini lebih peduli dengan sampah plastik.

"Ada kejadian ikan paus yang terdampar di Sulawesi. Dan ternyata kenapa dia terdampar, karena dia nggak bisa menyelam ke dalam laut lagi," kata Dian Sastrowardoyo, saat menghadiri pameran dan instalasi bertajuk Laut Kita, di Plaza Indonesia, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

"Paus udah menyelam nggak bisa karena di dalam perutnya sudah ada kantong plastik sampai 6 kilogram," lanjut Dian Sastrowardoyo.

Lagi, paus ditemukan mati gara-gara telan plastik. (Facebook/D'Bone Collector Museum Inc)
Lagi, paus ditemukan mati gara-gara telan plastik. (Facebook/D'Bone Collector Museum Inc)

Bagi Dian Sastrowardoyo, ikut bergabung dan mendukung kampanye Laut Kita adalah sebuah kewajiban. Karena peduli dengan sampah plastik merupakan bentuk kecintaannya pada anak cucu.

"Kalau saya tidak mengubah cara hidup sekarang (mengurangi penggunaan plastik), saya tuh lagi meracuni anak cucu saya sendiri dengan makan sampah plastik, yang akhirnya sudah bermutasi dalam ikan-ikan atau bahan makanan lainnya," jelas Dian Sastrowardoyo.

"Mungkin nggak sekarang, tapi mungkin anak cucu saya, anak saya atau anaknya anak saya yang makan bahan makanan itu tidak sesehat apa yang saya makan sekarang," sambung bintang film Ada Apa dengan Cinta? ini

Dian Sastrowardoyo mengaku baru tahu kalau hanya satu persen sampah yang bisa didaur ulang. Selebihnya, 99 persen tertanam di tanah dan terbuang ke laut.

"Sekarang aku baru tahu, bahwa tidak seluruh sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir itu bernasib sama. Tidak semua memiliki nasib untuk didaur ulang. Yang punya nasib di daur ulang di dunia ini ya, cuma satu persen. Terus apa kabarnya 99 persen lainnya ya? Tidak sampai ke tempat pembuangan akhir, akhirnya adanya di mana-mana, berserakan. Kan kasihan itu laut, yang rusak kan laut," tutur istri Maulana Indraguna Sutowo ini.

baca juga

"Yang makan nanti binatang, yang makan kayak cumi-cumi, udang, ikan. Kan saya juga. Kalau saya tidak mengubah cara hidup sekarang, saya tuh lagi meracuni anak cucu saya sendiri dengan makan sampah plastik yang akhirnya sudah bermutasi dalam ikan-ikan atau bahan makanan lainnya," jelas Dian Sastrowardoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:55 WIB

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Bali Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Plastik dari Penerbangan, Bagaimana Mekanismenya?

Bali Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Plastik dari Penerbangan, Bagaimana Mekanismenya?

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur

Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah

Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:37 WIB

Terkini

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

×