alexametrics

Sinopsis 6 Days Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini

Dany Garjito
Sinopsis 6 Days Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
Sinopsis film 6 Days. Tangkapan layar (Youtube)

Berikut sinopsis film 6 Days.

Suara.com - Sudahkah Anda menonton film 6 Days di Bioskop? Jika belum, malam ini, 28 November 2020, Anda bisa menyaksikannya di Bioskop Trans TV. Sebelum itu, sebagai bekal nonton, baca dulu sinopsis 6 Days berikut ini. 

Sinopsis 6 Days yang Mencekam

6 Days merupakan film aksi  thriller arahan sutradara Toa Fraser. Naskah ditulis oleh Glenn Standring. Film didistribusikan sejak 2017. Film ini merupakan film produksi Inggris-Selandia Baru, didasarkan pada pengepungan Kedutaan Besar Iran 1980 di London dan dibintangi oleh Jamie Bell, Abbie Cornish, Mark Strong dan Martin Shaw.

Film 6 Days mengisahkan tentang aksi heroik para karakter untuk bebaskan sandera terorisme. Kisah dimulai dari hari 1, 30 April 1980, 6 orang menyerbu kedutaan Besar Iran di 16 Princes Gate, Kensington di London menahan 26 sandera. Orang-orang penting dipanggil, termasuk anggota SAS dipimpin Lance Rusty Firmin, Reporter BBC Kate Adie, dan Inspektur Max Vernon.

Baca Juga: Sinopsis Casino Raiders, Kisah Para Pejudi Profesional

Pihak berwenang menerima panggilan dari Salim pemimpin teroris, menuntut pembebasan 91 tahanan di Iran. Hari 2, Max bernegosiasi dengan Salim, menjelaskan Max akan membantunya dengan cara apapun untuk menghindari kekerasan.

Tim SAS bersiap menyerbu gedung. Pada saat itu, Salim melepaskan satu sandera yang sakit. Max membawa makanan untuk para teroris, Salim enggan setuju memperpanjang batas waktu yang ditetapkannya, 48 jam. Dia menuntut perjalanan aman menuju Bandara Heathrow disertai duta besar dari Liga Arab.  

Hari 3 dan 4, Salim menghubungi lagi, menuntut berbicara dengan para duta besar. Faisal tangan kanan Salim mengambil satu sandera untuk dibunuh. Sementara itu, otoritas Iran menolak menjadi bagian dari negosiasi dengan teroris.

Salim menghubungi Max, menuntut berbicara dengan BBC. Mereka bernegosiasi, Max minta Salim melepaskan sandera lainnya, tapi Salim enggan. Sementara tim SAS sudah menyiapkan rencana menyelamatkan para sandera saat mereka berada dalam bus dalam perjalanan menuju bandara.

Namun rencana ini diveto Perdana Menteri. Perdana Menteri bersikeras pemerintah tidak akan menyerah terhadap para teroris. SAS kembali ke rencana awal yaitu menyerbu gedung.  

Baca Juga: Do San Pulang ke Korea, Bocoran Start-Up Episode 13 dan 14

Hari 5, sesuai dengan permintaan Salim, BBC World Service menyiarkan pernyataan Teroris, memberikan alasan tindakan mereka sebagai penindasan pemerintah Iran. Salim berterima kasih kepada Max setelah melihat berita itu, lalu dia membebaskan 2 sandera.  

Hari ke 6, Faisal membunuh seorang sandera usai permintaan bus yang tidak terpenuhi. Menteri Dalam Negeri Whitelawa mengintruksikan Vernon melakukan apa saja untuk menghentikan atau mengalihkan perhatian teroris.

Selama serangan yang dipimpin Firmin, Salim dan 4 teroris yang lainnya terbunuh. Sementara Faisal bersembunyi dari para sandera. Sesuatu hal membuat Firmin menembak Faisal di perut.

Di luar kedutaan, para sandera ditahan, digeledah mengungkap teroris keenam dan terakhir yang berusaha bersembunyi, dan dia pun ditangkap. Vernon menghubungi istrinya yang terguncang karena meligat berita. Vernon meyakinkannya bahwa dia aman dan tim SAS kembali menuju Hereford. 

Nuansa Film 6 Days

Dari sinopsis 6 Days saja kita sudah bisa merasakan nuansa ketegangan yang terjadi antara tim SAS, pembebas sandera dengan teroris. Ketegangan lengkapnya dapat Anda rasakan dengan nonton film 6 Days malam ini di Bioskop Trans TV. 

Sinopsis 6 Days sampai di sini saja ya, selanjutnya langsung nikmati aksi live mereka di TV.

Kontributor : Mutaya Saroh

Komentar