alexametrics

Demi Bertahan Hidup, Sandhy Sondoro Jadi Pengamen hingga Loper Koran

Yazir Farouk | Evi Ariska
Demi Bertahan Hidup, Sandhy Sondoro Jadi Pengamen hingga Loper Koran
Sandhy Sondoro [Instagram/@bestbeat_music]

"Apapun gue pernah kerjain," kata Sandhy Sondoro.

Suara.com - Sudah jadi rahasia umum kalau Sandhy Sondoro sempat jadi pengamen jalanan di Jerman sebelum dikenal sebagai penyanyi profesional seperti sekarang ini.

Sandhy mau tak mau mengais rezeki di jalanan agar bisa bertahan hidup di negeri orang. Selain mengamen, dia yang saat itu berstatus mahasiswa juga mencari uang dengan menjadi loper koran.

"Iya jadi waktu kuliah dulu kerja macem-macem, buruh gitu. Sambil kuliah jualan koran apapun gue pernah kerjain," katanya di tayangan Brownies baru-baru ini.

Tapi sebelum jadi pengamen, musisi 47 tahun itu rupanya lebih dulu mengasah vokalnya dalam sebuah band di kampusnya. Sampai pada akhirnya Shandy Sandoro memutuskan turun ke jalan.

Baca Juga: Intip 5 Foto Kemesraan Sandhy Sondoro dan Pacar Bulenya, Romantis Banget!

"Terus gabung sama band dari kampus juga di Jerman Selatan. Balik lagi ke Berlin lihat aja orang main, ngamen di subway. Ya akhirnya gue sendirian begitu (ngamen), kurang lebih 13 tahun," katanya.

Pada 2007, Sandhy mencoba keberuntungan dengan mengikuti ajang pencarian bakat.

"Ikut gara-gara di Jerman ada ajang pencarian bakat. Itu tahun 2007," katanya.

Sandhy Sondoro memulai karier bermusiknya di Indonesia pada 2008 usai meluncurkan album debutnya di Jerman.

Perjalanan kariernya di Tanah Air awalnya tak mulus. Materi lagu dalam album tersebut dinilai kelewat berat.

Baca Juga: Manajer Bantah Kabar Sandhy Sondoro Telah Menikah

Sandhy tak menyerah. Dia terus melangkah hingga akhirnya meraih kesuksesan dan popularitas di negeri sendiri.