Oseltamivir Tak Lagi Standar Perawatan Covid-19, Anisa Bahar Bersyukur Tak Jadi Beli

Jum'at, 16 Juli 2021 | 20:24 WIB
Oseltamivir Tak Lagi Standar Perawatan Covid-19, Anisa Bahar Bersyukur Tak Jadi Beli
Anisa Bahar (Ismail/Suara.com)

Suara.com - Anisa Bahar membagikan sebuah video milik penyintas Covid-19 yang mengaku hampir meninggal dunia setelah mengonsumsi obat Oseltamivir. Obat tersebut diberikan oleh dokter ketika wanita tersebut diisolasi di rumah sakit akibat Covid-19 beberapa waktu lalu.

"Ini obat saat aku diisolasi Covid, ya, lolos satu biji yang aku makan, hampir merenggut nyawaku. Namanya, hati-hati kalau menemukan obat ini, namanya Oseltamivir," tutur sang wanita dalam video, di mana ia menunjukkan obat tablet berwarna putih dan kuning.

Obat Oseltamivir (Instagram)
Obat Oseltamivir (Instagram)

Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu mengaku mengalami efek samping seperti muntah dan kepala pusing hingga terasa sensasi berputar kurang dari satu menit setelah mengonsumsinya.

Sang wanita melanjutkan bahwa obat Oseltamivir merupakan obat buat khusus flu babi dan flu burung.

"Ini berbahaya, hati-hati kalau ada yang memberi obat ini. Ini sangat berbahaya banget. Di sini memang dikatakan bahwa obat ini untuk menghilangkan virus, menyembuhkan. Tapi ternyata obat ini sangat berbahaya," tandas sang wanita.

Obat Oseltamivir (Instagram)
Obat Oseltamivir (Instagram)

Dalam caption Anisa mengaku dirinya sempat mencari obat tersebut, namun ternyata sudah kosong di mana-mana.

Tetapi hal itu membuatnya bersyukur.

"Terima kasih infonya. Hati-hati teman-temanku semua," tulis wanita 44 tahun itu, menyarankan kepada orang-orang yang merasa 'meriang' atau flu biasa untuk tidak melakukan swab PCR.

Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]
Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]

"Kalo cuma meriang atau flue biasa aja gk usah sweb PCR kalau aq kyak jaman dulu aja deh kerokan atau pijit minum jamu istirahat yg cukup, minum vitamin makan yg banyak minum yg hangat hangat. Air jahe atau STMJ," pungkas Anisa.

Baca Juga: Sindir Lesti soal Kado Rp 500 Juta, Anisa Bahar Panik dan Salahkan Media

Baru-baru ini, lima organisasi profesi kedokteran (PDPI, PERKI, PAPDI, PERDATIN, dan IADI) telah merevisi Protokol Tata Laksana Covid-19. Mereka tidak lagi memasukkan Oseltamivir dan Azithromycin ke dalam standar perawatan pasien Covid-19.

Oseltamivir merupakan obat antivirus yang digunakan pada orang yang terinfeksi virus influenza A (misal flu burung) atau B.

Menurut Alodokter, obat ini dikonsumsi untuk mencegah flu pada pasien yang baru terpapar virus influenza.

Menurut pedoman yang baru direvisi tersebut, Oseltamivir dapat ditambahkan pada pasien terinfeksi virus corona dan diduga juga terinfeksi influenza dengan dosis 2 x 75 mg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI