facebook

Gus Miftah Tanggapi Isu Ayah Atta Halilintar Ikut Aliran Sesat Hingga Dilarang Pulang ke Indonesia

Sumarni
Gus Miftah Tanggapi Isu Ayah Atta Halilintar Ikut Aliran Sesat Hingga Dilarang Pulang ke Indonesia
Atta Halilintar dan ayahnya, Halilintar Anofial Asmid [Instagram/@halilintarasmid]

Atta Halilintar disebut ikut organisasi Darul Arqam.

Suara.com - Gus Miftah menanggapi soal rumor ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid mengikuti organisasi terlarang, Darul Arqam. Perihal ini, dia mengaku tidak tahu menahu.

"Nah apakah bapaknya Atta itu benar Darul Arqam apa nggak, saya belum tahu faktanya," kata Gus Miftah di akun YouTube OFFICIAL NITNOT yang diunggah belum lama ini.

Disinggung apakah Atta Halilintar pernah membahas masalah ini dengan dirinya, Gus Miftah membantah dengan tegas.

"Nggak nggak. Jadi kemaren cuma bilang mau ke Yogya mau ke pondok, gitu saja. Setelah pulang dari Singapura. Dia (Atta Halilintar)  bilang cuma bro kapan kita ketemu di Yogya," tutur Gus Miftah.

Baca Juga: Gus Miftah Ungkap Rencana Deddy Corbuzier Ibadah Haji

Gus Miftah [Podcast Close The Door]
Gus Miftah [Podcast Close The Door]

Terkait Darul Arqam sendiri, Gus Miftah tidak mau banyak komentar. Dia cuma menjelaskan bahwa organisasi itu termasuk yang dilarang di Indonesia.

"Tapi pandangan saya tentang Darul Arqam, sesuai fatwa MUI tentang Darul Arqam (kalau aliran sesat). Memang di ASEAN pusat terbesar Darul Arqam dan pusat terbesarnya di Malaysia," beber Gus Miftah.

"Karena memang Darul Arqam tidak diakui dan sudah diblacklist dari Indonesia," imbuhnya.

Selebihnya, Gus Miftah mengaku tak tahu menahu apakah ayah Atta Halilintar tidak kembali ke Indonesia lantaran masalah Darul Arqam atau tidak.

"Apakah tidak pulangnya karena itu, saya tidak tahu. Wong saya tidak bisa memastikan apakah bapaknya Atta itu Darul Arqam," jelas Gus Miftah.

Baca Juga: Maudy Ayunda Resmi Menikah, Ayah Dimas Seto Meninggal Dunia

"Kalau itu berkaitan dengan undang-undang imigrasi, apakah benar anggota Darul Arqam nggak bisa masuk ke Indonesia saya tidak tahu," tandasnya.

Komentar