Lina Mukherjee Klarifikasi soal Betah Dipenjara: Saya Cuma Ceritakan Kebaikan Polisi

Ferry Noviandi

Sabtu, 03 Juni 2023 | 23:05 WIB
Lina Mukherjee Klarifikasi soal Betah Dipenjara: Saya Cuma Ceritakan Kebaikan Polisi
Lina Mukherjee ditemui di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2023). [Rena Pangesti/Suara.com]

Suara.com - Lina Mukherjee kembali bikin heboh dan panen hujatan dari warganet. Gara-garanya, Lina dianggap sesumbar senang masuk penjara.

Hal itu disampaikan Lina Mukherjee saat melakukan live TikTok sambil berjualan. Saat itu, ada warganet yang bertanya tentang dirinya setelah keluar dari penjara.

Lina Mukherjee mengatakan dia tidak dipenjara lagi meski telah berstatus tersangka.

Rupanya, pernyataan Lina Mukherjee dianggap sombong oleh warganet. Seorang warganet kemudian memperingatkan Lina untuk hati-hati bila sampai dijemput polisi.

Lina Mukherjee kemudian menjawab pernyataan warganet, "Ngapain dijemput, aku nanti ke Polda sendiri."

Puncaknya, Lina Mukherjee mengatakan kalau ia betah selama diperiksa hampir 24 jam di Polda Sumatera Selatan. Karena selama di kantor polisi, Lina merasa diperlakukan sangat baik.

"Di kantor polisi aku betah banget guys. Aku dikasih makan lima kali loh satu hari. Kayaknya enggak apa-apa aku ditahan deh," ucap Lina.

Gara-gara pernyataan itu, Lina Mukherjee dianggap sombong. Padahal selama diperiksa, Lina shock bahkan sampai dirawat di rumah sakti.

Ketika dikonfirmasi langsung, Lina Mukherjee merasa warganet salah kaprah, dan media keliru mengutip pernyataannya.

baca juga

Lina Mukherjee membantah mengatakan dirinya senang dipenjara. Menurut Lina, maksud dari pernyataan itu semata-mata menceritakan kebaikan polisi.

"Di berita dibilang aku senang ditahan, enggak kayak gitu. Aku bilang, di sana polisinya baik. Aku dikasih makan lima kali, diperlakukan baik. Ada juga polisi yang ganteng," kata Lina Mukherjee, Sabtu (3/6/2023).

"Maksudnya, aku menceritakan kebaikan polisi. Makanya aku bilang aku senang, betah selama menjalani pemeriksaan. Bukan betah ditahan, beda maksudnya," kata Lina melanjutkan.

Lina Mukherjee juga meluruskan soal berita kalau dirinya tak takut dijemput paksa. Menurut Lina, ia tak mungkin dijemput paksa, karena akan memenuhi panggilan polisi dan siap menjalani pemeriksaan.

"Jadi bukan nantangin polisi. Yang dijemput paksa itu kan kalau kita enggak kooperatif. Tapi saya pasti kooperatif, kalau ada panggilan saya datang. Makanya aku bilang, ngapain dijemput, aku nanti ke Polda sendiri," kata Lina menjelaskan.

Seperti diketahui, Lina Mukherjee menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Gara-garanya konten Lina makan babi sambil mengucap bismillah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Betah di Penjara, Lina Mukherjee Kembali Panen Hujatan

Ngaku Betah di Penjara, Lina Mukherjee Kembali Panen Hujatan

Entertainment | Sabtu, 03 Juni 2023 | 17:58 WIB

Merasa Kasusnya Tak Sekeren Kasus Korupsi, Lina Mukherjee Diminta Tobat: Sadar Mbak!

Merasa Kasusnya Tak Sekeren Kasus Korupsi, Lina Mukherjee Diminta Tobat: Sadar Mbak!

Entertainment | Senin, 22 Mei 2023 | 09:19 WIB

Kasus Makan Babi Baca Bismillah, Lina Mukherjee Ngaku Pantas Dihukum: Dua Bulan Aja Lah

Kasus Makan Babi Baca Bismillah, Lina Mukherjee Ngaku Pantas Dihukum: Dua Bulan Aja Lah

Entertainment | Sabtu, 13 Mei 2023 | 20:01 WIB

Kasus Lina Mukherjee Makan Babi sampai Diberitakan Media Asing

Kasus Lina Mukherjee Makan Babi sampai Diberitakan Media Asing

Entertainment | Rabu, 10 Mei 2023 | 08:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×