Qriss Jazz Gunung Hadirkan Jazz Bernuansa Etnik dan Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Baturraden

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 17:48 WIB
Qriss Jazz Gunung Hadirkan Jazz Bernuansa Etnik dan Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Baturraden
Konferensi pers Qris Jazz Gunung, Hetero Space Banyumas, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023).

Suara.com - Konferensi pers Qris Jazz Gunung berlangsung Kamis (12/10/2023), di Hetero Space Banyumas, Jawa Timur. Jazz Gunung Indonesia,  pengelola Qris Jazz Gunung Slamet  menghadirkan Sigit Pramono (penggagas Jazz Gunung), Rony Hartawan (Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto) Andy F Noya (penasihat Jazz Gunung Slamet), Bagas Indyatmono (CEO Jazz Gunung) dan Rianto (Maestro Lengger Banyumas).

Kelima tokoh tersebut berdialog menjelaskan perhelatan Qris Jazz Gunung Slamet, yang secara perdana akan diselenggarakan di Wana Wisata Baturraden, Banyumas, Sabtu (14/10/2023).

Sigit Pramono, salah satu penggagas Jazz Gunung menyatakan bahwa gelaran Jazz Gunung merupakan pelopor penyelenggaraan festival musik jazz pertama di alam terbuka dan telah berlangsung selama 15 tahun di Bromo. Berbeda dengan gelaran jazz pada umumnya, Jazz Gunung memiliki keunikan, antara lain diselenggarakan di alam terbuka, mengusung jazz bernuansa etnik, dan membantu mengembangkan destinasi wisata serta mengangkat kegiatan ekonomi kreatif setempat.

“Jazz Gunung Slamet adalah rangkaian jazz gunung series setelah jazz gunung bromo dan jazz gunung ijen. Kami berharap, dapat meningkatkan ekonomi kreatif Gunung Slamet yaitu Baturraden," katanya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, sebagai sponsor utama QRIS Jazz Gunung Slamet melalui Rony Hartawan menyatakan kenginannya agar Banyumas dan Baturraden naik kelas melalui perhelatan ini. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi pariwisata memiliki efek snowball (bola salju) yang akan berdampak terhadap akomodasi, kuliner, transportasi, ekonomi kreatif dan sebagainya.

“Kami mencoba membangun mimpi dengan sinergi untuk memberdayakan ekonomi sehingga hasilnya bisa menjadi legacy dan mengejar efek snowball melalui kegiatan Baturraden Creative Festival atau BCF yang di dalamnya ada Qris Jazz Gunung Slamet”.

Sementara itu, Andy F Noya, penasihat Qris Jazz Gunung Slamet menceritakan bahwa perhelatan ini merupakan hasil dari obrolan sederhana dengan Rony Hartawan yang terinspirasi pasca menghadiri gelaran Dieng Culture Festival (DFC). Andy menuturkan bahwa ia melihat berbagai potensi pariwisata, kesenian, budaya, UMKM di Kabupaten Banyumas yang selama ini belum bangkit dan terkespos.

Ia menyajak masyarakat untuk melihat dari perspektif yang lebih luas bahwa Qris Jazz Gunung Slamet merupakan salah satu cara untuk meningkatkan potensi Banyumas sebagai kota wisata dan berharap, media berperan untuk menyampaikan pesan dan membentuk persepsi masyarakat dalam pengembangan Banyumas menjadi tujuan wisata.

“Saya mengajak untuk melihat Jazz Gunung Slamet dari perspektif yang lebih luas, karena ini merupakan rangkaian dari bagaimana menjadikan Banyumas menjadi daerah wisata yang tidak kalah dengan Yogyakarta, Labuan Bajo, Solo," katanya.

baca juga

Secara spesial, kesenian lengger Banyumas akan dikolaborasikan dengan alunan Jazz. Rianto sang maestro lengger mengatakan, ia akan berkolaborasi dengan Jagarta, yang merupakan band asal Purwokerto melalui 3 lagu, yaitu Kau, Ratna dan Galih serta Badai Telah Berlalu.

“Penggabungan lengger dengan jazz, ditengah-tengahnya ada fashion show dari Oemah Karnaval, akan menjadi pertunjukan yang unik. Untuk kostumnya kita lihat saja nanti," ungkapnya dengan tersenyum.

Mentargetkan 1000 penonton pada Qris Jazz Gunung Slamet, Bagas Indyatmono CEO Jazz Gunung Indonesia optimistis akan menyajikan hiburan berkelas yang tak terlupakan serta dapat dinikmati berbagai usia.

“Penataan lokasi sudah dilakukan sejak Selasa lalu. Bagi reguler akan disediakan bantal sebagai alas duduk lesehan, sementara VIP akan disediakan kursi camping dan mendapatkan dinner," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawakan Lagu Bergenre Jazz, Rio Adiwardhana Luncurkan Single Berjudul Tingkah

Bawakan Lagu Bergenre Jazz, Rio Adiwardhana Luncurkan Single Berjudul Tingkah

Entertainment | Selasa, 10 Oktober 2023 | 07:37 WIB

Lewat Tema Titen, Keberpihakan Masyarakat Lokal hingga Perempuan Mewarnai Biennale Jogja 17

Lewat Tema Titen, Keberpihakan Masyarakat Lokal hingga Perempuan Mewarnai Biennale Jogja 17

Your Say | Kamis, 05 Oktober 2023 | 14:14 WIB

Biodata dan Profil Cici Sumiati, Penyanyi Jazz yang Meninggal Dunia Saat Bernyanyi di Panggung

Biodata dan Profil Cici Sumiati, Penyanyi Jazz yang Meninggal Dunia Saat Bernyanyi di Panggung

Entertainment | Senin, 21 Agustus 2023 | 07:45 WIB

Dari Band Kafe, Syailendra Sukses Masuk Dapur Rekaman Lewat Lagu Cinta

Dari Band Kafe, Syailendra Sukses Masuk Dapur Rekaman Lewat Lagu Cinta

Entertainment | Kamis, 27 Juli 2023 | 01:40 WIB

Jazz Gunung 2023 Memantapkan Diri dalam Konsistensi Lokalitas Karya

Jazz Gunung 2023 Memantapkan Diri dalam Konsistensi Lokalitas Karya

Entertainment | Minggu, 23 Juli 2023 | 18:52 WIB

Suara Merdu Yura Yunita Bikin Hangat Dinginnya Jazz Gunung Bromo di Ketinggian 2000 MDPL

Suara Merdu Yura Yunita Bikin Hangat Dinginnya Jazz Gunung Bromo di Ketinggian 2000 MDPL

Entertainment | Minggu, 23 Juli 2023 | 07:10 WIB

Terkini

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

×