Trauma dan Keluarga: "Mungkin Kita Perlu Waktu" Singkap Apa yang Tak Mudah Diucap oleh Kata

Yohanes Endra, Yulia Rosdiana Putri

Kamis, 05 Desember 2024 | 08:50 WIB
Trauma dan Keluarga: "Mungkin Kita Perlu Waktu" Singkap Apa yang Tak Mudah Diucap oleh Kata
Pemain Mungkin Kita Perlu Waktu (dari kiri ke kanan: Bima Azriel, Lukman Sardi, Naura Hakim) (Suara.com/Yulia Rosdiana Putri)

Suara.com - 'Mungkin Kita Perlu Waktu' resmi bertandang ke Yogyakarta. Dibalut kategori kompetisi Indonesian Screen Awards, film ini resmi tayang perdana dalam ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), Senin dan Selasa (2-3/12/2024) lalu.

Keunikan dan pengakuan sejatinya sudah diterima dalam satu langkah oleh fim yang bisa disingkat dengan MKPW ini. Mengalahkan banyak film, MKPW menjadi satu dari enam film yang lolos seleksi dalam kategori Indonesian Screen Awards.

Film produksi bersama Kathanika Films, Adhya Pictures dan Karuna Pictures ini menampilkan aktor yang tengah digandrungi anak muda, Lukman Sardi. Selain menjadi pemeran utama, Lukman berperan produser eksekutif mewakili rumah produksi miliknya, Kathanika Films.

Melalui keterangan yang diterima oleh Suara.com, Lukman Sardi mengungkapkan rasa bungah dalam diri atas pencapaian MKPW. Lukman berharap film pertama dari Kathanika FIlms ini mendapatkan apresiasi dan ulasan dari para penonton sebelum kelak ditayangkan di bioskop.

"Senang sekali film ini yang juga merupakan proyek pertama dari Kathanika Films bisa masuk kompetisi di JAFF sebelum tayang di bioskop. Kami berharap film ini dapat diapresiasi dan diulas oleh para pecinta film festival dari berbagai sisi sehingga value dan kesan-kesan dari film ini bisa lebih dulu sampai kepada masyarakat luas sebagai calon penonton nanti di bioskop," Lukman Sardi menyampaikan.

Pemain Mungkin Kita Perlu Waktu (dari kiri ke kanan: Bima Azriel, Lukman Sardi, Naura Hakim) (Suara.com/Yulia Rosdiana Putri)
Pemain Mungkin Kita Perlu Waktu (dari kiri ke kanan: Bima Azriel, Lukman Sardi, Naura Hakim) (Suara.com/Yulia Rosdiana Putri)

Berbicara soal value, kisah yang dititipkan melalui MKPW bukan lah sesuatu yang bisa disaksikan dengan mudah dengan kedua mata. Keluarga adalah satu hal, namun trauma adalah hal yang jauh berbeda.

Perpaduan trauma dan keluarga bisa jadi dua hal. Pertama, menghancurkan apa yang sudah diupayakan atau kedua, mengikat apa yang sebelumnya terabaikan.

Berdurasi 95 menit, film ini mencoba mengiris satu per satu perasaan yang dialami oleh satu  keluarga atas kehilangan yang sama. Keluarga tersebut mulanya diisi dengan kebahagiaan oleh Ombak (Bima Azriel), Ayah Restu (Lukman Sardi), dan Ibu Kasih (Sha Ine Febriyanti), dan Sara (Naura Hakim).

Hingga kebahagiaan berubah menjadi derita ketika Sarah harus pergi untuk selamanya. Restu memilih membendung perasaan dan berusaha baik-baik saja di hadapan anak dan istri.

baca juga

Istrinya, Kasih yang juga seorang ibu, bersikeras pergi menjauh. Sementara Ombak yang kehilangan seorang kakak melanjutkan hidup dengan rasah bersalah yang menggerogoti jiwa.

Satu kehilangan memposisikan nasib keluarga mereka berada di angan-angan. Universal nan akrab--begitu lah sang sutradara menjelaskan tema yang menjadi ketertarikan tersendiri baginya, yang kemudian diiringi lapisan emosi yang begitu mendalam.

"Mengangkat cerita keluarga selalu menjadi perjalanan kreatif yang menantang sekaligus memikat karena di balik tema yang universal dan akrab, tersimpan lapisan kompleksitas emosional yang mendalam," ungkap  Teddy Soeriaatmadja selaku sutradara 'Mungkin Kita Perlu Waktu'.

"Keluarga, dengan segala dinamikanya, menjadi cerminan kehidupan—dari relasi antara anak remaja dan orang tua hingga pergulatan pasangan suami-istri dalam menghadapi trauma yang mereka sembuhkan dengan cara masing-masing," kata Teddy menyambung.

Poster Mungkin Kita Perlu Waktu [Istimewa]
Poster Mungkin Kita Perlu Waktu [Istimewa]

Teddy juga melihat adanya medium yang lebih kompleks dari Mungkin Kita Perlu Waktu dari sekadar hiburan. Harapan disematkan oleh Teddy, bahwa penonton bisa menemukan 'rasa' di balik film ini yang mengantarkan kepada sebuah instropeksi diri.

"Saya percaya, hadirnya film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebuah medium yang mampu merangkum dan merepresentasikan spektrum emosi yang begitu kaya. Harapan saya, melalui narasi yang otentik dan konflik yang manusiawi, penonton dapat menemukan resonansi, introspeksi, serta pengalaman sinematik yang penuh rasa," terang Teddy.

Meski berhalangan hadir dalam Exclusive Talks with Filmmakers dan Cast yang digelar oleh JAFF Market 2024, pandangan dari Teddy Soeriaatmadja mengenai proyek film ini terwakilkan oleh penuturan Lukman Sardi.

Ditemui pada Rabu (4/12/2024) di Booth Adhya Pictures dalam agenda Let's Talk About Family and Trauma in Movie and Real Life, Lukman Sardi menyingkap kisah di balik terpilihnya trauma dan keluarga menjadi proyek yang kini diperlihatkan dengan penuh bangga ke publik.

Bermula dari obrolan lama hingga bujukan keras dari Teddy, kisah dalam film ini diinspirasi dari urusan personal kedua pria tersebut, di mana baik Teddy maupun Lukman Sardi adalah para ayah yang berurusan dengan anak dari generasi Z (layaknya karakter Ombak).

"Gue merasa ini cocok karena kita ini sama-sama punya anak Gen Z. Sebagai seorang Ayah, itu saja sudah relate ceritanya. Dari situ lah kita merasa, 'ayo kita buat!" ungkap Lukman Sardi.

Walaupun begitu, pria kelahiran Jakarta ini tak setuju bila film barunya ini dikaitkan semata-mata sebagai sesuatu yang berat untuk ditonton. Justru ditegaskan olehnya bahwa ada kedekatan antara apa yang dibawa oleh film dengan realitas.

"Film ini bukan bisa dibilang tentu saja isinya berat, ada trauma ada apa, tapi semua (orang) pernah mengalami itu (trauma)," tegas Lukman Sardi.

"Walaupun output (cara menyikapi trauma) berbeda-beda. Sama halnya dengan karakter di film ini, output-nya berbeda-beda," kata Lukman Sardi menyambung.

Film berjudul Mungkin Kita Perlu Waktu ini memang sudah ditayangkan di JAFF 2024 dan mendapatkan apresiasi positif dari penonton. Namun jika Anda ingin merasakan secara langsung emosi yang lebih nyata dan menguras tenaga serta air mata, nantikan penayangan selanjutnya di tahun 2025 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftaran Bali International Film Festival 2025 Resmi Dibuka, Begini Cara Ikut Kompetisinya

Pendaftaran Bali International Film Festival 2025 Resmi Dibuka, Begini Cara Ikut Kompetisinya

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:59 WIB

Sutradarai Film Pendek Kotak, Dian Sastrowardoyo Terinsipirasi dari Suaminya yang Jijikan Berada di Tengah Alam

Sutradarai Film Pendek Kotak, Dian Sastrowardoyo Terinsipirasi dari Suaminya yang Jijikan Berada di Tengah Alam

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:38 WIB

'Sampai Nanti. Hanna!' Ajarkan Pentingnya Berani Keluar dari Hubungan Toxic

'Sampai Nanti. Hanna!' Ajarkan Pentingnya Berani Keluar dari Hubungan Toxic

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 16:13 WIB

Bahagia Tanpa Drama Hadir di JAFF Market, Gelar Sharing Session Bertajuk "Manajemen Produksi Film Perang"

Bahagia Tanpa Drama Hadir di JAFF Market, Gelar Sharing Session Bertajuk "Manajemen Produksi Film Perang"

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:06 WIB

Bikin Nangis, Film Mungkin Kita Perlu Waktu Akan Tayang di Bioskop Tahun Depan

Bikin Nangis, Film Mungkin Kita Perlu Waktu Akan Tayang di Bioskop Tahun Depan

Your Say | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:39 WIB

First Look Film Dilanjutkan Salah Disudahi Perih Mejeng di JAFF Market 2024

First Look Film Dilanjutkan Salah Disudahi Perih Mejeng di JAFF Market 2024

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:34 WIB

Terkini

Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan

Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan

Entertainment | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:21 WIB

Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!

Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!

Entertainment | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:42 WIB

Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting

Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting

Entertainment | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:11 WIB

402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026

402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026

Entertainment | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:15 WIB

26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih

26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik

Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:14 WIB

Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?

Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:24 WIB

Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026

Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:03 WIB

Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam

Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:12 WIB

4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura

4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura

Entertainment | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:21 WIB

×