Band Sukatani Disebut Dicegat Aparat di Banyuwangi, Isu Intimidasi Mencuat

Sumarni

Jum'at, 21 Februari 2025 | 05:50 WIB
Band Sukatani Disebut Dicegat Aparat di Banyuwangi, Isu Intimidasi Mencuat
Potret band Sukatani.[Instagram/@sukatani.punk & @noisaresip]

Suara.com - Band punk new wave asal Purbalingga, Sukatani, sempat dikabarkan 'hilang' di Banyuwangi setelah perjalanan pulang dari Bali.

Kabar ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan sesama musisi, terutama karena Sukatani dikenal dengan lirik-lirik kritik sosial yang tajam.

Sebelumnya, band ini mengunggah video permohonan maaf kepada Kapolri terkait lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar." Lagu tersebut viral di media sosial karena liriknya yang menyebutkan kata "bayar polisi," yang dianggap menyinggung institusi kepolisian.

Kru band Sukatani, Dilan, mengonfirmasi bahwa mereka sempat mengalami pencegatan saat hendak menyeberang dari Bali ke Banyuwangi. Awalnya, mereka sulit dihubungi, menimbulkan dugaan bahwa mereka mengalami intimidasi.

Namun, tak lama kemudian, Dilan memberikan pembaruan bahwa mereka dalam kondisi aman dan sedang dalam perjalanan kembali ke Purbalingga.

"Belum bisa dihubungi, mereka dicegat dari Bali pas nyebrang arah pulang ke Banyuwangi sepertinya. Soalnya belum ada kabar ini," ujar Dilan seperti dikutip pada Kamis (20/2/2025).

Beberapa waktu kemudian, dia memastikan bahwa tidak ada penangkapan yang terjadi.

"Cuma ada update mereka udah aman, nggak ada penangkapan, terus lagi otw pulang. Aku belum berani nanya kronologi," tambahnya.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Sukatani terkait detil kejadian tersebut. Namun, isu ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial.

baca juga

Salah satu unggahan menyebut bahwa Sukatani telah lama diincar aparat sejak tampil di Hellprint. Bahkan, salah satu anggotanya dikabarkan dipecat dari pekerjaannya sebagai guru karena adanya surat dari aparat.

Juga disebutkan bahwa perjalanan mereka ke luar kota sering dihantui intelijen, hingga akhirnya mereka dicegat dan dipaksa membuat video permohonan maaf.

Video yang dimaksud menampilkan dua personel Sukatani, Muhammad Syifa Al Lutfi (Alectroguy) dan Novi Citra (Twister Angel), yang menyampaikan permintaan maaf dengan ekspresi serius.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar,' yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial," ujar Syifa dalam video tersebut.

Mereka juga mengumumkan bahwa lagu tersebut telah dicabut dari semua platform digital dan meminta masyarakat untuk menghapus rekaman yang masih beredar.

Meski telah menyampaikan permintaan maaf, dukungan untuk Sukatani terus mengalir. Tagar #WeStandForSukatani menjadi trending di media sosial sebagai bentuk solidaritas terhadap band tersebut.

Banyak pihak menyayangkan adanya dugaan intimidasi terhadap musisi yang menyuarakan kritik sosial. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari pihak kepolisian mengenai insiden ini.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andovi da Lopez Tanggapi Kasus Band Sukatani yang Diduga Diintimidasi: Jangan Bikin Lagu yang Membuat Rakyat Resah!

Andovi da Lopez Tanggapi Kasus Band Sukatani yang Diduga Diintimidasi: Jangan Bikin Lagu yang Membuat Rakyat Resah!

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 22:15 WIB

Band Punk Sukatani Minta Maaf kepada Polisi, Sudah Diincar Sejak Lama?

Band Punk Sukatani Minta Maaf kepada Polisi, Sudah Diincar Sejak Lama?

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 19:09 WIB

Arti Kode ACAB atau 1312 dan Sejarahnya, Viral Lagi Usai Band Sukatani Punk Menarik Lagunya

Arti Kode ACAB atau 1312 dan Sejarahnya, Viral Lagi Usai Band Sukatani Punk Menarik Lagunya

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:11 WIB

Fakta Band Sukatani Punk: Grup Musik Lokal Minta Maaf ke Kapolri karena Lagu "Bayar Bayar Bayar"

Fakta Band Sukatani Punk: Grup Musik Lokal Minta Maaf ke Kapolri karena Lagu "Bayar Bayar Bayar"

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:49 WIB

Band Sukatani Asal Purbalingga Tarik Lagu, Diduga Diintimidasi Polisi

Band Sukatani Asal Purbalingga Tarik Lagu, Diduga Diintimidasi Polisi

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:39 WIB

Profil Band Sukatani, Viral Bikin Lagu soal Bayar Polisi Berujung Diduga Dipaksa Minta Maaf

Profil Band Sukatani, Viral Bikin Lagu soal Bayar Polisi Berujung Diduga Dipaksa Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:39 WIB

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:36 WIB

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:33 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Malang | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:31 WIB

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:27 WIB

×