Arti Kode ACAB atau 1312 dan Sejarahnya, Viral Lagi Usai Band Sukatani Punk Menarik Lagunya

Farah Nabilla Suara.Com
Kamis, 20 Februari 2025 | 16:11 WIB
Arti Kode ACAB atau 1312 dan Sejarahnya, Viral Lagi Usai Band Sukatani Punk Menarik Lagunya
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

Suara.com - Kode 1312 atau ACAB merupakan singkatan dari All Cops Are Bastards yang artinya adalah "Semua Polisi Adalah Bajingan".

Sementara itu, dalam buku The Concise New Patridge Dictionary of Slang and Unconventional English yang ditulis Tom Dalzell, kode ACAB digunakan sebagai ekspresi kemarahan terhadap perilaku oknum polisi yang dinilai tidak etis.

Sementara itu, kode 1312 diambil dari numerik ACAB dalam abjad:

  • A merupakan huruf nomor 1 di abjad
  • C merupakan huruf nomor 3
  • A lagi di nomor 1
  • B yang merukapakan huruf nomor 2.

Ada sejarah panjang mengenai penciptaan dan penggunaan kode 1312 atau ACAB ini. Menyadur dari GQ Magazine, semua ini berawal di abad ke-20 ketika para pekerja di Inggris melakukan aksi mogok kerja di tahun 1940-an. Di momen ini, istilah "All Coppers are Bastards" disingkat menjadi ACAB untuk pertama kalinya.

Tulisan ACAB bertebaran di jalanan sebagai grafiti. James Poulter dari Vice menemukan rekaman video dari tahun 1958 saat beberapa pemuda menulisnya.

Barulah di tahun 1970 kata ACAB menjadi modern dan populer ketika media Daily Mirror menggunakannya sebagai tajuk utama.

Sejak saat itu, istilah ACAB banyak dipergunakan di seluruh dunia melalui peran musik punk. Seperti diketahui, punk menjadi pengawal gerakan anti-otoriter yang kemudian juga berkembang di Indonesia.

ACAB menjadi semakin populer ketika di tahun 2018 Amerika digegerkan oleh kematian seorang pria kulit hitam. Momen itu terekam dalam video yang beredar luas di dunia maya. Pria bernama George Floyd itu mati di tangan polisi kulit putih setelah diborgol di Portland, Oregon.

Kode ACAB atau 1312 kemudian muncul sebagai bentuk protes masyarakat akan kebrutalan oknum polisi tersebut. Momen itu juga menjadi cikal bakal frasa "Black Lives Matter".

Baca Juga: Band Sukatani Asal Purbalingga Tarik Lagu, Diduga Diintimidasi Polisi

Di Indonesia, penggunaan ACAB populer ketika pascareformasi tahun 1998. Kemudian, tulisan ACAB atau 1312 juga banyak tertempel di tembok-tembok jalanan dan stadion ketika Tragedi Kanjuruhan di tahun 2022.

Coretan ACAB itu muncul setelah 131 orang meninggal dunia dan ratusan lain luka-luka setelah menyaksikan laga Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 20233. Para korban meninggal kebanyakan diakibatkan oleh efek gas air mata yang ditembakkan polisi di dalam stadion untuk meredam ricuh.

Terbaru, kode ACAB atau 1312 kembali menggema di sosial media usai band Sukatani Punk menarik lagunya yang berjudul "Bayar Bayar Bayar". Band indie punk itu juga mengungkapkan permintaan maafnya atas lagu yang memuat lirik tentang polisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI