Kemal Palevi Miris Lihat Kondisi Negara Usai RUU TNI Disahkan: Sudah Puas Zim?

Sumarni

Jum'at, 21 Maret 2025 | 07:31 WIB
Kemal Palevi Miris Lihat Kondisi Negara Usai RUU TNI Disahkan: Sudah Puas Zim?
Komika Kemal Palevi (Instagram)

Suara.com - Negara Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Itulah keluhan komika Kemal Palevi setelah revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah sah menjadi undang-undang.

Melalui akun sosial medianya baik Instagram maupun X (Twitter), pria kelahiran 25 Agustus 1989 ini membeberkan kondisi negara ini di era Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Dia menyinggung tentang bagi-bagi jabatan hingga UU TNI yang semakin memperkeruh kondisi negeri ini. Ada lima poin yang menjadi fokusnya.

"1. Para artis dan influencer sudah menjadi stafsus. 2. Buzzer sudah ditransfer. 3. Menteri Presidan sebelumnya sudah kebagian jabatan. 4. Program MBG sudah mau jalan. 5. Militer udah dapat kelonggaran," kicau Kemal Palevi pada Kamis (20/3/2025).

"Gimana? Udah puaskah, zim? Kalau belum puas juga gak ngerti lagi gue," sambungnya lagi.

Yang makin bikin Kemal Istighfar, ada netizen yang membeberkan fakta bahwa bukan hanya UU TNI melainkan ada RUU Polri - Kejaksaan yang segera akan dikebut DPR RI.

"Teman-teman, kencangkan ikat pinggang kalian Kita akan memasuki babak kedua," tulis akun @/remotivi.

"Saat ini akan dikebut RUU Polri yang akan membuat kepolisian menjadi lembaga 'superbody' dengan memberi wewenang yang lebih luas tapi justru tidak secara tegas mengatur pengawasan anggotanya," tambahnya.

baca juga

Pria 35 tahun ini pun terkaget-kaget dan hanya bisa beristighfar mengetahui hal tersebut.

"Oh belum? Astagfirullah," balasnya.

Beri Edukasi Harus Tolak RUU TNI

Kemal Palevi menjadi salah satu komika yang menjadikan platform media sosial untuk memberikan edukasi tentang RUU TNI jauh sebelum disahkan DPR RI pada 20 Maret 2025.

Dia bersama rekan sesama komika yakni Pandji Pragiwaksono membahas tentang RUU TNI yang akan membuat negeri ini kembali seperti rezim Orde Baru.

"Sekelam dan sejahat apa Orde Baru itu?" tanya Kemal sebagai host podcast pada Panji.

Panji menjelaskan Orde Baru adalah masa yang sangat tenang namun mencekam.

"Orde Baru itu tidak terasa jahat justru sebaliknya, Orde Baru terasa tenang tapi tidak semua tenang itu damai. Tenang itu sering kali terjadi karena mencekam," beber Panji memberikan gambaran secara umum pada generazi Z yang tak merasakan Orba saat itu.

Dia kemudian menjelaskan contoh-contoh yang terjadi dalam pemerintahan saat itu di mana korupsi merajalela namun tidak ada yang berani bersuara karena nyawa taruhannya.

"Tidak ada itu berita penangkapan menteri, gubernur karena korupsi. Bukan berarti nggak ada korupsi tapi nggak ketahuan. Pada zamannya, setiap ada yang akan menceritakan, hilang! Setiap ada yang berusaha memberitakan diberedel," jelasnya.

Di masa Orba, orang-orang dibuat jauh dari pembahasan politik sehingga tak berani menyuarakan pendapat.

"Supaya mereka (rakyat) tidak tahu apa yang terjadi di ranah politik," tambahnya.

Akibatnya, banyak perdagangan yang curang. Tak hanya itu, skill dan kepintaran juga tak berlaku karena pada akhirnya yang mendapatkannya adalah orang-orang terdekat atau yang berafiliasi pada pemerintahan Orba.

"Jadi lu harus baik-baikin mereka, ngasih sesuatu sama mereka. Itu yang bikin susah," tandasnya.

Hal itulah yang ditakutkan sebagian rakyat Indonesia dan aktivis yang peduli dengan negeri ini.

Mereka tidak mau Indonesia kembali ke masa tenang tapi mencekam di mana kebebasan berpendapat dikekang.

Ada juga netizen yang akhirnya sadar tentang penguasa saat ini yang selalu menyasar gen Z.

"Dari tweet abang ini gua bener bener baru sadar kenapa 02 nyasar target audience gen Z. Ya sesimpel karena belom lahirr, jadi ga ngerasain orba," komentar seorang netizen.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU TNI Baru Disahkan: Idrus Marham Desak Sosialisasi untuk Redam Protes Masyarakat

UU TNI Baru Disahkan: Idrus Marham Desak Sosialisasi untuk Redam Protes Masyarakat

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 07:02 WIB

Viral Demo Tolak RUU TNI di DPRD Sulut Ricuh, Pendemo Vs Polisi Duel di Atas Truk

Viral Demo Tolak RUU TNI di DPRD Sulut Ricuh, Pendemo Vs Polisi Duel di Atas Truk

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:49 WIB

RUU TNI Sah Jadi UU, Ini Ancaman Prajurit Militer Jika Masuk Ruang Digital

RUU TNI Sah Jadi UU, Ini Ancaman Prajurit Militer Jika Masuk Ruang Digital

Tekno | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:36 WIB

Memanas, Massa Aksi Demo Tolak Pengesahan RUU TNI Jebol Pagar DPR

Memanas, Massa Aksi Demo Tolak Pengesahan RUU TNI Jebol Pagar DPR

Foto | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:10 WIB

DPR Sahkan RUU TNI, Ingat Lagi Pernyataan Ustaz Adi Hidayat: Kepada Elite Bangsa..

DPR Sahkan RUU TNI, Ingat Lagi Pernyataan Ustaz Adi Hidayat: Kepada Elite Bangsa..

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:55 WIB

Ramai Demo Tolak RUU TNI, Wapres Gibran Malah Pamer Video AI di Instagram

Ramai Demo Tolak RUU TNI, Wapres Gibran Malah Pamer Video AI di Instagram

Tekno | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 20:06 WIB

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 20:02 WIB

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 20:00 WIB

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:56 WIB

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:54 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

×