Pandji Pragiwaksono Hingga Baskara Putra Soroti Operasi Militer di Ruang Siber

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 26 Maret 2025 | 21:36 WIB
Pandji Pragiwaksono Hingga Baskara Putra Soroti Operasi Militer di Ruang Siber
Baskara Putra alias Hindia. [Instagram]

Suara.com - Publik lagi-lagi dikejutkan oleh kebijakan pemerintah yang bersinggungan langsung dengan rakyat.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI menyebut Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan melakukan operasi informasi dan disinformasi untuk menanggulangi ancaman kedaulatan negara di ruang siber.

Menurut keterangan Kepala Biro Infohan Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, target sasaran operasi adalah pihak-pihak yang diduga ingin melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan dan pemerintah.

"Yang berpotensi memecah belah bangsa," ujarnya pada Minggu (23/3/2025).

Lebih lanjut, Frega menjelaskan bahwa mereka yang masuk kategori tersebut adalah para penyebar hoaks serta pihak-pihak yang memutarbalikkan fakta.

Tangkap Layar [Youtube Rhenald Kasali]
Tangkap Layar [Youtube Rhenald Kasali]

Frega menjamin, mereka yang ingin menyampaikan kritik ke pemerintah tidak akan jadi target operasi militer di ruang siber.

"Kritik harus ada, dan ditumbuhkembangkan dalam sebuah masyarakat demokrasi," kata dia.

Operasi militer di ruang siber sendiri masuk dalam ketentuan baru UU TNI yang disahkan 20 Maret lalu, sebagai respons terhadap dinamika ancaman global buntut perkembangan teknologi.

Kebijakan operasi militer di ruang siber langsung menuai reaksi keras di kalangan masyarakat, yang meyakini bahwa kelak para pengkritik pemerintah di media sosial akan terkena dampaknya juga.

baca juga

Beberapa pelaku industri hiburan Tanah Air yang dikenal vokal pun ikut menyuarakan keresahan mereka terkait operasi militer di ruang siber.

Dimulai dari komika Pandji Pragiwaksono, yang dalam tulisannya di X cuma menuliskan reaksi singkat terhadap kebijakan baru Kemenhan di dunia maya.

"Wew," tulis Pandji Pragiwaksono, Rabu (26/3/2025) sambil menyertakan gambar bergerak dirinya bertuliskan, 'Do I really have to explain this?'.

Suara sumbang juga datang dari Baskara Putra atau Hindia, yang menyebut operasi militer di ruang siber sebagai upaya gamblang pemerintah membungkam kritik.

"Ini mah bukan spekulasi lagi kalau bakal balik ke Orba (Orde Baru)," keluh Baskara Putra, juga melalui X hari ini.

Baskara Putra pun memberikan dukungan penuh terhadap aksi demonstrasi lanjutan untuk menyuarakan pencabutan UU TNI baru pada Kamis (27/3/2025) besok.

Baskara Putra alias Hindia (Instagram/@wordfangs)
Baskara Putra alias Hindia (Instagram/@wordfangs)

Dalam unggahan lain, Baskara Putra menampilkan ulang seruan untuk masyarakat beramai-ramai turun ke jalan lagi besok.

"Militerisme dan oligarki semakin mengancam demokrasi kita. Revisi UU TNI membuka jalan bagi militer masuk ke ranah sipil, bertentangan dengan amanat reformasi yang menegaskan supremasi sipil. Mari turun ke jalan, desak bersama," demikian bunyi potongan seruan demonstrasi yang Baskara Putra unggah ulang dari akun X @barengwarga.

Sebagai informasi, pengesahan UU TNI baru sendiri sebelumnya sudah memicu kontroversi di kalangan masyarakat lewat 3 revisi pasal.

Ketentuan yang dimaksud adalah Pasal 3 tentang Kedudukan TNI dalam Struktur Pemerintahan, Pasal 47 tentang Penempatan Prajurit Aktif di Jabatan Sipil, dan Pasal 53 tentang Perpanjangan Usia Pensiun Prajurit TNI.

Penerapan revisi Pasal 3 dan Pasal 47 UU TNI dikhawatirkan bakal menimbulkan lagi kebijakan dwifungsi TNI seperti di era Orde Baru.

Selain itu, revisi Pasal 47 UU TNI juga disebut dapat mengacaukan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN). Mengingat perubahan ketentuan dalam pasal memungkinkan prajurit TNI aktif menduduki jabatan sipil sampai di 15 kementerian atau lembaga non militer.

Ada juga Pasal 53 RUU TNI yang menjadi perhatian, karena mengatur perpanjangan usia pensiun prajurit TNI. Perubahan kebijakan menimbulkan perdebatan mengenai efektivitas dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas di usia lanjut.

Di luar pasal-pasal yang dipermasalahkan, isu transparansi juga menyertai pengesahan UU TNI baru karena rapat pembahasannya digelar tertutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Witch Hunting, Influencer Pendukung 02 Jadi Sasaran Kemarahan

Apa Itu Witch Hunting, Influencer Pendukung 02 Jadi Sasaran Kemarahan

Lifestyle | Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:02 WIB

EaJ Park eks Day6 Ikut Kritisi Pengesahan UU TNI: Stay Strong Indonesia!

EaJ Park eks Day6 Ikut Kritisi Pengesahan UU TNI: Stay Strong Indonesia!

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 16:11 WIB

Kemal Palevi Miris Lihat Kondisi Negara Usai RUU TNI Disahkan: Sudah Puas Zim?

Kemal Palevi Miris Lihat Kondisi Negara Usai RUU TNI Disahkan: Sudah Puas Zim?

Entertainment | Jum'at, 21 Maret 2025 | 07:31 WIB

5 Artis yang Vokal Kritisi RUU TNI: Ada Nadin Amizah sampai eaJ Park

5 Artis yang Vokal Kritisi RUU TNI: Ada Nadin Amizah sampai eaJ Park

Lifestyle | Kamis, 20 Maret 2025 | 19:43 WIB

Sederet Figur Publik Angkat Suara soal Pengesahan Revisi UU TNI

Sederet Figur Publik Angkat Suara soal Pengesahan Revisi UU TNI

Entertainment | Kamis, 20 Maret 2025 | 19:08 WIB

Terkini

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

×