"Ini kok berhenti sendiri, letak kakinya nggak ada yang ngajarin. Otomatis. Kaki ane dibikin sendiri," cerita Ruben Onsu.
"Badan kita kayak gini, terus (tangan) gini kan salah, kayak disuruh turun sendiri," sambungnya lagi.
Menariknya, peristiwa tersebut juga mengundang pertanyaan mengingat Ruben sempat berkeluh kesah soal bacaan salat.
Hal yang lumrah bagi seorang mualaf, Ruben Onsu sempat kesulitan menghafal bacaan salat.
Bahkan dirinya sempat merasa hal tersebut berbahaya karena merasuk ke dalam pikiran bersama cicilan.
Meski begitu, keberaniannya dalam menjadi imam salat beberapa waktu lalu patut diacungi jempol.
Ruben sendiri diketahui menjadi imam salat bagi Desy Ratnasari dan putri tercinta.
Lantas, apakah Ruben Onsu dibantu oleh apa yang diklaim dengan jin Islam?
Apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan jin Islam?
Melalui penelusuran lebih lanjut, jin Islam bisa diartikan menjadi dua hal.
Pertama, jin yang keberadananya diakui dalam agama Islam dan kedua, jin yang diklaim memiliki agam yang sama dengan manusia, yaitu jin Islam.
Jin Islam digambarkan dengan sifat yang baik, termasuk dari beriman dan beribadah kepada Allah SWT.
Tidak heran bila kemudian keberadanaanya dikaitkan oleh Ruben Onsu dengan salat.

Terkait jin sendiri, agama Islam memiliki pandangan tambahan yang perlu dipahami.
Nahdlatul Ulama (NU) sendiri memandang bahwa percaya atas keberadaan jin bukan dosa.
Mengingat jin juga termasuk ciptaan dari Tuhan yang sama, yaitu Allah SWT.
Namun perlu ditandai satu hal, yaitu perbuatan yang berkaitan dengan jin bisa memunculkan dosa.
Perbuatan yang dimaksud bila kepercayaan atas kehadiran jin dilanjutkan dengan memohon pertolongan kepada mereka.
Pertolongan hanya boleh disampaikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bukan jin.
Selain itu, ada beragam jenis jin yang dimaksudkan di dalam agama Islam, termasuk yang mengganggu manusia.
Jin yang mengganggu manusia tidak lain seperti jin penganggu ibadah dan pembawa maksiat (dosa).