Dokter Richard Lee Curiga Laporan Doktif Cuma Persaingan Bisnis dan Iri Hati

Rabu, 28 Mei 2025 | 07:13 WIB
Dokter Richard Lee Curiga Laporan Doktif Cuma Persaingan Bisnis dan Iri Hati
Dokter Richard Lee usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (27/5/2025). Dokter Richard diperiksa terkait laporan Dokter Detektif alias Doktif yang menuding produk kosmetik milik dr Richard mengandung bahan berbahaya. [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Suara.com - Dokter Richard Lee menjalani pemeriksaan atas laporan Dokter Detektif di Polda Metro Jaya atas dugaan menjual produk yang sudah dicabut izinnya, Selasa (27/5/2025).

Usai diperiksa sekitar lima jam, dr Richard Lee mengutarakan kekecewaan terhadap Doktif atas apa yang ia laporkan.

Pertama, dr Richard Lee menuding Doktif menyerahkan barang bukti palsu yang bukan didapat dari klinik kecantikannya.

"Pas tadi aku BAP, yang aku lihat yang ngelaporin aku juga, mohon maaf ya, belinya enggak di platform resmi, terindikasi juga kalau itu barang palsu. Makanya pas aku udah dateng ke sini, aduh. Ya minimal, belinya di tempat aku lah," kata dr Richard Lee.

Dokter Detektif atau Doktif usai diperiksa atas laporan Richard Lee di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Menurut dr Richard Lee, bukti kosmetik yang diserahkan doktif ke polisi adalah produk palsu. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Kedua, Doktif selaku pelapor juga tidak menggunakan produk yang diklaim milik dr Richard Lee dan tidak memiliki izin edar itu.

"Atau enggak, minimal dikonsumsi deh. Ini dipakai juga enggak, tapi dilaporkan. Namanya perlindungan konsumen kan barangnya harus digunakan dulu," ujar Dokter Richard Lee.

Ketiga, Dokter Richard Lee mengklaim tidak pernah menerima keluhan soal produk kecantikan miliknya, seperti yang Doktif sebutkan dalam laporan.

"Ini di sini enggak ada korban loh satu pun. Yang lapor ke aku jadi korban pun juga nggak ada," imbuh suami dr Reni Effendi ini.

Dokter Richard Lee yang merasa waktunya terbuang karena menghadiri pemeriksaan hari ini, kemudian mengimbau Doktif untuk fokus saja mengedukasi masyarakat atas ancaman produk kecantikan berbahaya.

Baca Juga: dr Richard Lee Geram, Diperiksa Polisi Atas Laporan Aneh Doktif: Ini Dibuat-buat!

Tidak perlu mencari kesalahan orang lain, seperti yang diyakini dr Richard Lee sedang terjadi dalam laporan terhadap dirinya.

"Kalau mau edukasi, ya edukasi saja yang benar. Kalau sudah masuk ranah pribadi, mungkin niatnya mau menghancurkan orang. Mungkin juga terindikasi persaingan bisnis, jadi iri hati," ucap Richard Lee.

Dokter Richard Lee dulunya juga seorang konten kreator yang memberikan edukasi ke publik atas ancaman produk kecantikan berbahaya.

"Jujur ya, saya review skincare abal-abal. Itu bener abal-abal, polosan, mengandung merkuri. Jadi, itu jelas-jelas jahat dan tanpa terbantahkan bahwa di dalamnya ada kanker," kata dr Richard Lee.

Hanya saja, Dokter Richard Lee merasa tidak pernah menyerang anggota keluarga pengusaha yang ia yakini menjual produk kecantikan berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI