Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat

Ferry Noviandi

Sabtu, 31 Mei 2025 | 19:18 WIB
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
Jessica Wongso tampil di media Australia. [Instagram]

Suara.com - Kemunculan Jessica Wongso dalam program Spotlight milik Seven Network Australia kembali membangkitkan emosi publik, khususnya di Indonesia.

Jessica Kumala Wongso telah bebas bersyarat sejak Agustus 2024 setelah dinyatakan bersalah sebagai pelaku pembunuhan berencana atas Wayan Mirna Salihin.

Dalam wawancara tersebut, Jessica menyangkal memiliki hubungan dekat dengan almarhumah, sahabat yang tewas usai meminum kopi mengandung sianida pada 2016.

Wawancara eksklusif itu menampilkan sisi Jessica Wongso yang selama ini tak banyak terlihat di media.

Sebagai penduduk tetap Australia, dia menyatakan bahwa hubungannya dengan Mirna hanya sebatas kenalan karena berasal dari negara yang sama.

Jessica Wongso (TikTok)
Jessica Wongso bicara dengan media Australia dan membuat sejumlah publik di Indonesia marah. (TikTok)

Jessica menegaskan bahwa mereka bukan sahabat dekat seperti yang selama ini diyakini masyarakat luas.

"Karena kami berasal dari negara yang sama. Kami bukan sahabat atau apa. Setelah lulus, dia kembali ke Indonesia, saya tinggal di Australia," ujar Jessica dalam wawancara tersebut seperti dikutip pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Pernyataan tersebut langsung memantik kemarahan warganet di Indonesia. Media sosial pun dipenuhi komentar keras.

"Jessica Wongso muncul di TV Australia seolah tidak bersalah, tapi kita tidak lupa tragedi Mirna. Ini menyakitkan hati!" tulis seorang warganet.

baca juga

Komentar lain menyebut bahwa wawancara tersebut terasa seperti usaha pencucian nama di media internasional, tanpa memperlihatkan penyesalan atau rasa tanggung jawab atas vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan Indonesia.

Beberapa warganet bahkan menyoroti gestur dan ekspresi Jessica selama wawancara.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika pewawancara menyebut dirinya "beruntung" setelah kecelakaan mobil.

Jessica Wongso malah menanggapi dengan tawa dan berkata, "Kamu pikir aku beruntung? Harusnya aku mati."

Banyak yang menganggap respons tersebut menunjukkan sisi kejiwaan yang mengkhawatirkan dan tidak selaras dengan respons umum korban selamat dari kecelakaan.

Sementara itu, program Spotlight juga menampilkan beberapa narasumber yang memperkuat narasi bahwa Jessica Wongso menjadi korban ketidakadilan dalam sistem hukum Indonesia.

Salah satunya adalah Profesor Simon Butt dari Universitas Sydney yang menyatakan bahwa Jessica tidak mendapatkan asas praduga tak bersalah dalam proses pengadilannya.

"Dalam media dan pengadilan, Jessica digambarkan sebagai sosok jahat dan gila. Padahal, bukti terhadap dirinya bersifat tidak langsung dan sangat lemah," ujar Simon Butt.

Pendapat serupa disampaikan oleh Tim Lindsey dari Centre for Indonesian Law, Islam and Society.

Lindsey menyatakan bahwa meskipun Jessica berupaya meninjau kembali putusan pengadilan, peluang keberhasilannya sangat kecil kecuali ditemukan bukti baru yang kuat.

Dia juga menyoroti adanya kekurangan dalam proses penuntutan dan penyelidikan yang dahulu dijalankan.

Jessica Wongso duduk di kabin mobil mewah (X/IndoPopBase)
Jessica Wongso bicara dengan media Australia dan membuat sejumlah publik di Indonesia marah. (X/IndoPopBase)

Namun, opini dari para ahli hukum ini tidak cukup untuk mengubah persepsi banyak orang, terutama mereka yang mengikuti proses persidangan Jessica secara langsung.

Beberapa netizen yang menyaksikan proses hukum sejak awal mengaku tidak bisa menerima narasi pembelaan Jessica, apalagi setelah munculnya dokumenter Ice Cold di Netflix yang dianggap terlalu membela terdakwa.

"Saya nonton sidangnya dari awal sampai akhir. Jawaban Jessica selalu 'lupa' atau 'tidak ingat.' Rekonstruksinya berbeda jauh dari CCTV dan keterangan saksi. Sekarang dia bebas dan muncul di TV? Ini benar-benar melecehkan keadilan,” tulis seorang netizen di X.

Kritik lainnya juga menyasar pada sistem hukum yang memungkinkan pelaku pembunuhan berencana memperoleh pembebasan bersyarat, kemudian tampil seolah korban di media internasional.

Jessica sendiri mengaku tidak bisa membahas secara detail soal kasusnya karena masih terikat aturan pembebasan bersyarat dan proses hukum yang belum sepenuhnya selesai.

Meski demikian, kehadirannya di media asing dinilai oleh banyak pihak sebagai langkah kontroversial.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas

Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas

Entertainment | Jum'at, 07 Februari 2025 | 09:00 WIB

Nyanyikan Lagu Whitney Houston, Jessica Wongso Malah Diledek Kolot

Nyanyikan Lagu Whitney Houston, Jessica Wongso Malah Diledek Kolot

Entertainment | Selasa, 28 Januari 2025 | 07:45 WIB

Jessica Wongso Cover Lagu Lama Daniel Caesar, Belum 24 Jam Sudah FYP

Jessica Wongso Cover Lagu Lama Daniel Caesar, Belum 24 Jam Sudah FYP

Entertainment | Kamis, 28 November 2024 | 08:50 WIB

Sidang Perdana PK Jessica Wongso Ditunda 29 Oktober 2024

Sidang Perdana PK Jessica Wongso Ditunda 29 Oktober 2024

Entertainment | Senin, 21 Oktober 2024 | 18:15 WIB

8 Pesona Jessica Wongso usai Bebas dari Penjara, Asyik Main Golf bareng Ipar Jessica Mila

8 Pesona Jessica Wongso usai Bebas dari Penjara, Asyik Main Golf bareng Ipar Jessica Mila

Entertainment | Senin, 09 September 2024 | 19:30 WIB

Soroti Gestur Jessica Wongso setelah Bebas Penjara, Pakar Ekspresi Singgung Adanya Pencitraan

Soroti Gestur Jessica Wongso setelah Bebas Penjara, Pakar Ekspresi Singgung Adanya Pencitraan

Entertainment | Rabu, 21 Agustus 2024 | 08:05 WIB

Terkini

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

×