Gitaris dan Vokalis Dibawa-bawa di Kasus Pungli Imigrasi, Sederet Musisi Beri Komentar Kocak

Yazir F

Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:36 WIB
Gitaris dan Vokalis Dibawa-bawa di Kasus Pungli Imigrasi, Sederet Musisi Beri Komentar Kocak
Istilah di dunia musik dijadikan kode untuk penyaluran duit haram korupsi Imigrasi [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/tom]
baca 10 detik
  • Para tersangka menggunakan kode dunia musik seperti vokalis, gitaris, backing vocal, untuk menggarong uang hasil pungli izin tinggal WNA sebesar Rp145,5 miliar.
  • Kasus ini menjerat delapan orang di lingkungan Ditjen Imigrasi, termasuk Silmy Karim, Saffar Muhammad Godam, dan Jaya Saputra.
  • Sejumlah musisi asli seperti Yo Iqbal, Denny Chasmala, dan Heruwa memberikan respons kocak dan sindiran menohok atas digunakannya istilah musik sebagai kode korupsi.

Suara.com - Dunia musik Tanah Air ternoda karena 'tersangkut' dalam pusaran kasus korupsi pengurusan izin tinggal WNA di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Ini karena istilah-istilah teknis dalam sebuah band digunakan sebagai kode rahasia untuk penyaluran duit haram.

KPK mengungkap para pelaku menggunakan istilah pembayaran "konser grup band" untuk mendistribusikan uang hasil pemerasan.

Kode-kode tersebut antara lain adalah "vokalis", "gitaris", "backing vocal", hingga "koreografer".

Tak berhenti di situ, untuk para pejabat tinggi di tingkat kementerian, mereka menggunakan kode yang lebih religius, yakni "malaikat".

Total uang hasil pemerasan yang dikumpulkan sejak tahun 2022 hingga 2026 mencapai angka fantastis, yakni Rp145,5 miliar.

Dana ini diduga berasal dari pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang terkait alih status izin tinggal bagi warga asing di Indonesia.

Dalam perkara ini, ada delapan tersangka. Mereka adalah Silmy Karim, Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi Saffar Muhammad Godam, hingga Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra.

Ada juga pejabat di tingkat teknis seperti Ronald Arman Abdullah (Kakanim Jakarta Barat), Tessar Bayu Setyaji, Bagus Bramantyo, Junaidi Sri Pramudi, dan staf Gusti Bernardiansyah juga masuk dalam daftar tersangka.

baca juga

Kasus ini mencoreng wajah kementerian yang baru saja mengalami restrukturisasi menjadi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Reaksi Kocak Para Musisi

Melihat profesi mereka dijadikan 'alat' untuk korupsi, sederet musisi kondang Indonesia tidak tinggal diam.

Di kolom komentar akun Instagram populer @Indomusikgram, para seniman musik ini memberikan komentar satire yang mengocok perut sekaligus menohok.

Denny Chasmala di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa (1/4/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Denny Chasmala di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa (1/4/2025). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Drummer Yo Iqbal langsung bereaksi dengan nada lega namun menyindir. "Drummer aman ya," tulisnya, merujuk pada absennya posisi pemain drum dalam daftar kode korupsi tersebut.

Gitaris sekaligus pencipta lagu, Denny Chasmala, juga tak mau ketinggalan memberikan komentar jenaka.

"Kok saya sebagai gitaris gak kecipratan ya?? Mungkin harus gitaris yang jago banget kaya gitaris luar. Untungnya saya jenis gitaris yang 'ngangenin'," tulisnya dikutip, Jumat, 5 Juni 2026, sembari menyematkan emoji tertawa.

Tak kalah telak, Heruwa, vokalis dari band ska Shaggydog, memberikan komentar singkat namun sangat menyentil. "Albumnya kapan rilis?" tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:20 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

Marinus Gea: WNA Enak Cari Makan di RI, WNI Malah Disiksa di Luar Negeri

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:44 WIB

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila

Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:29 WIB

WNA Thailand Diamankan Setelah 11 Tahun Tanpa Dokumen

WNA Thailand Diamankan Setelah 11 Tahun Tanpa Dokumen

Video | Selasa, 08 September 2026 | 18:15 WIB

Tak Kapok! KPK Bongkar Borok Oknum Imigrasi: Tetap Peras WNA Walau Atasan Sudah Diciduk

Tak Kapok! KPK Bongkar Borok Oknum Imigrasi: Tetap Peras WNA Walau Atasan Sudah Diciduk

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:05 WIB

Sejumlah Saksi Kembalikan Uang dari Kasus Pemerasan TKA yang Libatkan Silmy Karim ke KPK

Sejumlah Saksi Kembalikan Uang dari Kasus Pemerasan TKA yang Libatkan Silmy Karim ke KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:24 WIB

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa KPK Terkait Skandal Pemerasan Izin WNA

Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa KPK Terkait Skandal Pemerasan Izin WNA

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×