Rhoma Irama: Kisruh Royalti Bikin Dunia Seni Jadi Menyeramkan

Sumarni, Adiyoga Priyambodo

Minggu, 01 Juni 2025 | 16:55 WIB
Rhoma Irama: Kisruh Royalti Bikin Dunia Seni Jadi Menyeramkan
Rhoma Irama (Instagram)

Suara.com - Rhoma Irama kembali buka suara soal kisruh royalti kategori performing rights yang kini memecah penyanyi dan pencipta lagu.

Sebagai eks Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Rhoma Irama pun ikut menyesalkan kenapa masalah penyaluran performing rights saja harus sampai pengadilan.

"Perseteruan ini, yang kita sesalkan, sampai ke pengadilan," ujar sang raja dangdut dalam podcast Bisikan Rhoma, yang tayang 30 Mei 2025.

Sejak dulu, penyanyi dan pencipta lagu adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

"Terus terang, saya dan kita semua menyayangkan ini. Karena apa pun, yang namanya penyanyi dan pencipta itu, dua adalah satu, satu adalah dua. Mereka saling membutuhkan," kata Rhoma.

"Kalau nggak ada penyanyi, gimana penciptanya? Penyanyi juga, melongo aja kalau nggak ada lagunya. Keduanya ini saling membutuhkan," lanjutnya dalam bahasa Sunda.

Dalam praktiknya, kesalahpahaman penyanyi dan pencipta lagu tentu ada kalanya terjadi.

Terasa lebih arif menurut Rhoma Irama, kalau masalah seperti yang saat ini terjadi diselesaikan secara kekeluargaan saja.

"Tentunya, harus terjalin suatu komunikasi dan suatu komunitas yang sangat harmonis. Jadi, kesalahpahaman antara seniman ini sebaiknya diselesaikan secara musyawarah," imbau Rhoma Irama.

baca juga

Situasi yang terjadi sekarang, dianggap Rhoma Irama sudah menimbulkan ketakutan, baik dari sisi penyanyi maupun pencipta lagu sendiri.

Rhoma Irama, Cici Paramida dan Ridho Rhoma dalam sesi jumpa pers Dangdut Wave Goes To UNESCO di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat, 23 Mei 2025.  [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Rhoma Irama, Cici Paramida dan Ridho Rhoma dalam sesi jumpa pers Dangdut Wave Goes To UNESCO di Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat, 23 Mei 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Terlepas undang-undangnya memungkinkan seorang penyanyi atau pencipta lagu digugat, Rhoma Irama tetap melihat masalah sengketa lagu bukan sesuatu yang harus diselesaikan di pengadilan.

"Ketika sudah ada yang sampai ke pengadilan, dituntut sampai Rp1 miliar. Ya memang ada undang-undangnya, tapi katakan lah, ini yang membuat dunia seni ini jadi kayak menyeramkan gitu," keluh Rhoma Irama.

Seperti yang sejak dulu Rhoma Irama gaungkan, sebuah seni sudah semestinya jadi wadah yang sarat nuansa positif baik bagi para pelaku maupun penikmatnya.

"Seni ini kan mestinya menyejukkan, menyenangkan," kata Rhoma Irama.

Dengan demikian, Rhoma Irama sebagai eks Komisioner LMKN pun menyasar tanggung jawab pemerintah untuk menghadirkan peraturan yang lebih jelas bagi penyanyi dan pencipta lagu.

"Sekarang ini, ada satu ambigu dalam undang-undang," ucap Rhoma Irama, mengacu pada pasal tumpang tindih dalam UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Sebagaimana diketahui, kisruh penyaluran performing rights dari penyanyi ke pencipta lagu masih mendapat sorotan tajam sampai sekarang.

Selesai dengan Agnez Mo, kini giliran Lesti Kejora dan Vidi Aldiano yang dihadapkan pada ketidakpuasan pencipta lagu masing-masing.

Cerita dimulai dari Lesti, yang dilaporkan pencipta lagu Yoni Dores gara-gara tudingan membawakan karyanya tanpa izin sejak 2018.

Berdalih tidak ingin menuntut hak dari Lesti, Yoni cuma berniat meminta klarifikasi sang pedangdut soal izin menyanyikan karya-karya ciptanya selama ini.

"Klien kami cuma minta klarifikasi dan informasi. Pengin ngajak komunikasi doang. Ya selama ini nyanyiin lagu, masa sama penciptanya nggak kenal?" papar kuasa hukum Yoni Dores, Ilham Suardi.

Namun, Lesti dalam laporan Yoni tetap dikenakan ancaman Pasal 113 juncto Pasal 9 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dengan potensi pidana penjara sampai 4 tahun dan denda sampai Rp1 miliar.

Setelah Lesti, giliran Vidi Aldiano digugat dua pencipta lagu Nuansa Bening, Keenan Nasution dan Budi Pekerti.

Sempat diungkap Keenan pada awal 2025, Vidi bertahun-tahun tidak meminta izin saat membawakan Nuansa Bening di panggung.

"Dinyanyiin dari 2008, tapi saya baru ketemu manajernya di 2024," kisah Keenan dalam sebuah wawancara di kawasan Fatmawati, Jakarta.

Hanya saja dari ratusan penampilan Vidi saat menyanyikan Nuansa Bening, hanya 31 konser yang diperkarakan para pencipta lagunya ke pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Potret Lesti Kejora Ngopi di London, Santai di Tengah Konflik Hak Cipta Lagu

8 Potret Lesti Kejora Ngopi di London, Santai di Tengah Konflik Hak Cipta Lagu

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 12:41 WIB

Dulu Mencibir Lesti Kejora, Kini Asisten Yoni Dores Ngaku Idolakan Istri Rizky Billar

Dulu Mencibir Lesti Kejora, Kini Asisten Yoni Dores Ngaku Idolakan Istri Rizky Billar

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 14:16 WIB

Yoni Dores Tak Masalah Lagunya Diboikot Semua TV: Emang Karier Saya Harus Tamat Mungkin

Yoni Dores Tak Masalah Lagunya Diboikot Semua TV: Emang Karier Saya Harus Tamat Mungkin

Entertainment | Minggu, 01 Juni 2025 | 11:26 WIB

Pengacara Keenan Nasution Sebut Vidi Aldiano Kurang Ajar, 16 Tahun Nyanyi Nuansa Bening Tak Izin

Pengacara Keenan Nasution Sebut Vidi Aldiano Kurang Ajar, 16 Tahun Nyanyi Nuansa Bening Tak Izin

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 13:17 WIB

Awal Mula Lagu Nuansa Bening Dinyanyikan Vidi Aldiano, Ternyata Ada Peran Sang Ayah

Awal Mula Lagu Nuansa Bening Dinyanyikan Vidi Aldiano, Ternyata Ada Peran Sang Ayah

Entertainment | Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:19 WIB

Lesti Kejora Tak Pernah Unggah Cover Lagu, Laporan Yoni Dores Salah Alamat?

Lesti Kejora Tak Pernah Unggah Cover Lagu, Laporan Yoni Dores Salah Alamat?

Entertainment | Rabu, 28 Mei 2025 | 20:10 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×