Andovi da Lopez soal Ironi Bendera One Piece: Bukan Berarti Rakyat Tak Hormati Lambang Negara

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 05 Agustus 2025 | 18:07 WIB
Andovi da Lopez soal Ironi Bendera One Piece: Bukan Berarti Rakyat Tak Hormati Lambang Negara
Andovi da Lopez. (Instagram)

Suara.com - Sebuah polemik menarik mengemuka menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Fenomena ini dipicu oleh maraknya rencana pengibaran bendera fiksi dari serial anime populer, One Piece, yang dianggap sebagai simbol perlawanan.

Kreator konten, Andovi da Lopez, mengangkat diskusi ini secara mendalam melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Senin, 4 Agustus 2025.

Dalam pandangannya, reaksi pemerintah yang cenderung melarang justru menjadi sebuah pembenaran terhadap simbolisme yang diusung oleh bendera tersebut.

"Semakin mereka melarang, semakin mereka membenarkan keadaan bendera ini," ujar Andovi.

Seorang pemuda mengibarkan bendera Jolly Roger One Piece di area publik. [ChatGPT]
Seorang pemuda mengibarkan bendera Jolly Roger One Piece di area publik. [ChatGPT]

Salah satu narasumber dalam video tersebut, Yosie atau yang akrab disapa Oci, mengaitkan fenomena ini dengan ketidakpuasan publik terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, beberapa kebijakan yang dirasa tidak berpihak pada rakyat mendorong munculnya berbagai bentuk ekspresi kekecewaan.

"Masyarakat itu akhir-akhir ini banyak yang kayak menunjukkan tidak kepuasan terhadap pemerintah karena banyak kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah yang seolah-olah kayak mempermainkan rakyat," tutur Oci.

Oci kemudian menarik paralel antara situasi di Indonesia dengan narasi dalam dunia One Piece, di mana ada kelompok yang secara terang-terangan melawan pemerintah dunia.

baca juga

Kelompok ini, yang dikenal sebagai Pasukan Revolusioner, menjadi simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap tiran.

"Jadi ada pasukan revolusioner. Pasukan revolusioner ini itu adalah pasukan yang menentang kebijakan pemerintah," jelasnya.

Warga ramai-ramai kibarkan bendera one piece. [twitter]
Warga ramai-ramai kibarkan bendera one piece. [twitter]

Andovi menyoroti betapa ironisnya ketika ancaman pidana justru dilayangkan terhadap pengibaran sebuah bendera fiksi.

Menurut pria berusia 31 tahun itu, respons tersebut seolah-olah menganggap serius sebuah simbol dari dunia imajinasi.

"Jadi sangat ironis ketika pemerintah kita ngomong bisa dipidanakan kalau mengibarkan bendera One Piece menjelang 17 Agustus," kata Andovi.

Ia berpendapat bahwa semakin keras pemerintah menentang, semakin kuat pula validasi terhadap makna perlawanan yang melekat pada bendera tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bendera One Piece Picu Makar, Tagar 'Gelap' Dibalas Kasar: Pemerintah Anti Kritik?

Bendera One Piece Picu Makar, Tagar 'Gelap' Dibalas Kasar: Pemerintah Anti Kritik?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Pakar Skakmat Menteri HAM soal Bendera One Piece: Itu Bukan Makar, Pemerintah Terlalu Baper!

Pakar Skakmat Menteri HAM soal Bendera One Piece: Itu Bukan Makar, Pemerintah Terlalu Baper!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:07 WIB

Bukan Aksi Anarki, Kenapa Gerakan Bendera One Piece Dituding Makar? Pakar Unsoed Beberkan Fakta Ini

Bukan Aksi Anarki, Kenapa Gerakan Bendera One Piece Dituding Makar? Pakar Unsoed Beberkan Fakta Ini

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:06 WIB

Geger Kibar Bendera One Piece Dituding Makar, Andreas Pareira Membela: Ini Protes Diam Masyarakat

Geger Kibar Bendera One Piece Dituding Makar, Andreas Pareira Membela: Ini Protes Diam Masyarakat

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:40 WIB

Polisi 'Sweeping' Bendera One Piece di Jakarta, Gubernur Pramono Angkat Tangan: Biar Pusat Saja

Polisi 'Sweeping' Bendera One Piece di Jakarta, Gubernur Pramono Angkat Tangan: Biar Pusat Saja

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

News | Senin, 21 September 2026 | 18:02 WIB

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

Polisi Segera Panggil Pegawai Kejagung Febrio Adiono Terkait Kematian Sutrimo

News | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

5 Inspirasi Busana Kerja ala Seo Kang Joon, Tampil Rapi dan Fashionable!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:00 WIB

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

Penyidik Periksa 3 Pegawai ESDM di Kasus Korupsi Nikel PT CNI

News | Senin, 21 September 2026 | 17:54 WIB

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Kalijodo Bakal Direvitalisasi, Gubernur Pramono Ingin Warisan Ahok Tetap Terjaga

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:50 WIB

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

News | Senin, 21 September 2026 | 17:49 WIB

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Antrean Panjang Kendaraan Isi BBM Masih Terjadi, Picu Kemacetan di Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 17:48 WIB

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Please Dont Date Him: Membongkar Red Flag Pasangan Lewat Kulkas Pintar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:45 WIB

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 17:42 WIB

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

News | Senin, 21 September 2026 | 17:36 WIB

×