Bendera One Piece Picu Makar, Tagar 'Gelap' Dibalas Kasar: Pemerintah Anti Kritik?

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:15 WIB
Bendera One Piece Picu Makar, Tagar 'Gelap' Dibalas Kasar: Pemerintah Anti Kritik?
Kolase foto MenHAM Natalius Pigai dan penampakan bendera One Piece yang dikibarkan sejajar dengan bendera Merah-Putih. (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Ancaman pasal makar dari Menteri HAM Natalius Pigai terhadap pengibar bendera One Piece dinilai sebagai puncak dari pola reaktif pemerintah yang anti-kritik. Pakar komunikasi massa dari Universitas Jenderal Soedirman, Edi Santoso, menyebut ini bukan kali pertama Istana 'baperan' dalam menanggapi ekspresi kekecewaan publik.

Menurutnya, pemerintah cenderung menyerang balik simbol-simbol kritik, alih-alih mencoba memahami pesan yang ingin disampaikan oleh masyarakat.

Edi Santoso melihat ada sebuah pola yang konsisten dari para pejabat dalam merespons suara-suara sumbang dari publik. Sikap keras terhadap pengibar bendera One Piece hanyalah contoh terbaru.

  • Bendera One Piece: Menteri HAM Natalius Pigai menyebutnya bisa dianggap tindakan makar.
  • Tagar 'Indonesia Gelap': Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyerang balik dengan mengatakan, "Jadi kalau ada yang bilang itu Indonesia gelap, yang gelap kau! Bukan Indonesia."
  • Tagar 'Kabur Aja Dulu': Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer merespons dengan ketus, "Mau kabur, kabur aja lah. Kalau perlu jangan balik lagi."

Pola reaktif ini, menurut Edi, menunjukkan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi budaya kritik.

Edi Santoso menilai pemerintah terlalu terburu-buru dan gagal paham konteks di balik berbagai ekspresi publik tersebut. Alih-alih dianggap sebagai ancaman, seharusnya ini menjadi masukan berharga.

"Saya kira memang kita tidak terbiasa dengan budaya kritik. Kemudian kita juga cenderung reaksioner. Padahal kalau kita lihat dalam kacamata yang positif dan konstruktif, itu hal yang biasa," kata Edi saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/8/2025).

Ia mencontohkan fenomena bendera One Piece yang seharusnya bisa dilihat sebagai dinamika penyampaian protes yang kreatif.

"Termasuk ya pengibaran bendera ini kan. Kalau kita lihat itu sebagai dinamika, sebagai cara penyampaian protes yang lucu karena ini seperti budaya pop sebetulnya," ujar Edi.

Lebih jauh, Edi menyebut pelabelan makar adalah kesimpulan yang terburu-buru dan bisa memicu kegaduhan yang tidak perlu. Menurutnya, jika pun ada masyarakat yang tidak puas, pemerintah seharusnya meresponsnya dengan membuka ruang dialog.

baca juga

"Faktanya, barangkali memang ada masyarakat yang tidak puas, kecewa dengan kondisi negara. Dan itu faktual dan mestinya ditanggapi secara positif," tegasnya.

Sikap reaktif pemerintah ini juga dinilai tidak sejalan dengan semangat rekonsiliasi yang sedang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, yang bahkan memberikan amnesti dan abolisi untuk merangkul semua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Anies Baswedan Jika Gabung Kabinet Prabowo, Refly Harun Ungkap Misi Gantikan Gibran

Skenario Anies Baswedan Jika Gabung Kabinet Prabowo, Refly Harun Ungkap Misi Gantikan Gibran

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:56 WIB

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bikin Demokrat Nostalgia: Kami Pernah 9 Tahun

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bikin Demokrat Nostalgia: Kami Pernah 9 Tahun

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:31 WIB

Pakar Skakmat Menteri HAM soal Bendera One Piece: Itu Bukan Makar, Pemerintah Terlalu Baper!

Pakar Skakmat Menteri HAM soal Bendera One Piece: Itu Bukan Makar, Pemerintah Terlalu Baper!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 16:07 WIB

Terkini

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:17 WIB

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

×