Posting Poster One Piece, Rieke Diah Pitaloka Colek PPATK: Ada yang Gemeter

Yohanes Endra

Selasa, 05 Agustus 2025 | 09:30 WIB
Posting Poster One Piece, Rieke Diah Pitaloka Colek PPATK: Ada yang Gemeter
Rieke Diah Pitaloka Posting Poster One Piece (Instagram/@riekediahp)

Suara.com - Artis sekaligus Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyoroti triliunan dana bantuan sosial (bansos) yang mengendap di rekening yang sudah lama tidak aktif atau rekening dormant.

Hal ini menyusul temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dana bansos sebesar Rp2,1 triliun yang mengendap di lebih dari 10 juta rekening yang tidak pernah dipakai selama lebih dari 3 tahun.

Pemeran Oneng ini buka-bukaan soal hal tersebut di akun Instagram miliknya semalam pada Senin, 4 Agustus 2025. Menariknya Rieke Diah Pitaloka juga memposting poster dari anime populer, One Piece.

"2022 Data Bansos Fiktif 52,5 juta kerugian negara kata @official.kpk Rp.126T per tahun. Yang lama apa benerin data? 2025 Data Bansos Fiktif 10 juta," tulis Rieke Diah Pitaloka mengawali unggahannya di Instagram.

"Kalau data penerima bansos fiktif, pasti penerimanya juga fiktif. Nah, duit negara ratusan triliun terus kemana selama ini?" lanjut Anggota DPR Fraksi PDIP ini.

Untuk itu, Rieke Diah Pitaloka mendukung Presiden Prabowo untuk menyikat peternak data bansos fiktif yang merugikan negara.

Apalagi diungkap olehnya, ada indikasi ratusan triliun dana bansos yang diendapkan di rekening dormant milik instansi pemerintah dan bendahara pengeluaran negara.

"Dengar-dengar sih data fiktif ada peternaknya. Dengar-dengar sih indikasi ratusan triliun dana bansos 'diendapkan' di rekening dormant punya instansi pemerintah dan bendahara pengeluaran negara, buat sementara aja jumlahnya ada sekitar 2000 rekening. Wow bjirr nggak tuh," katanya.

Pemain film Agen +62 ini kemudian mendesak PPATK untuk membongkar siapa saja pemilik rekening dormant di instansi pemerintah. Rieke juga berjanji akan memberikan informasi selanjutnya, sekaligus meminta doa dari warganet.

baca juga

"Punya siapa aja yah kira-kira?? #Spill dong @ppatk_indonesia dormant di instansi pemerintah. Semangaat bestyyy di @ppatk_indonesia," desak Rieke sembari mencolek akun Instagram PPATK.

"Berlanjut loh infonya, tunggu yaa besty. Selamat ada yang 'gemeter' ... bantu #share n doain aku ya besty," tutupnya.

Momen Rieke Diah Pitaloka posting poster One Piece dan menyoroti data pansos fiktif ini tuai sorotan. Tak sedikit netizen yang memberikan dukungan pada pemain serial Bajaj Bajuri ini untuk terus mengawal kasus ini.

Juga banyak warganet yang menyuarakan kekecewaan mereka dan menilai kalau penyaluran bansos belum tepat sasaran.

"Bongkar teruss Bu," kata netizen memberi semangat.

"Kawal terus Bu @riekediahp," ujar warganet menyemangati.

"Sampai kapan Indonesia ini bisa aman, tentram, jujur, adil, janji semua hanya bualan semata," ungkap warganet kecewa.

"Ya Allah, bukannya cepet-cepet disalurkan malah disimpan, sedangkan masyarakat masih banyak yang butuh," tutur lainnya.

Sementara itu, PPATK sedang menuai sorotan tajam atas kebijakannya terkait pemblokiran rekening tidak aktif atau dormant.

Langkah tegas ini sebenarnya dimaksudkan untuk melindungi aset rakyat dan memerangi kejahatan keuangan seperti pencucian uang dan judi online.

Namun, kebijakan ini menimbulkan kegaduhan karena banyak masyarakat yang bingung karena rekeningnya mendadak diblokir tanpa pemberitahuan yang kurang memadai.

Tak sedikit masyarakat yang panik karena rekeningnya tiba-tiba diblokir sehingga tidak bisa membayar tagihan rumah sakit atau biaya sekolah.

Presenter senior Helmy Yahya dalam akun YouTube pribadinya baru-baru ini bahkan melontarkan sentilan dengan mengutip kata-kata yang viral di kalangan masyarakat sekarang.

"Ini menjadi apa ya, seloroh juga di masyarakat. Dia bilang gini, 'Tanah nganggur diambil, rekening nganggur diambil, kitanya nganggur tidak diurusin'," ujar Helmy Yahya menohok.

Di samping itu, belakangan ini juga terjadi fenomena maraknya pengibaran bendera Tengkorak Topi Jerami dari anime populer, One Piece.

Fenomena ini merupakan ekspresi keresahan publik untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap berbagai kebijakan negara yang dinilai tak memihak rakyat.

Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasal Karet Takut sama Simbol Jagoan Karet? Ryan Adriandhy Sindir Telak Larangan Bendera One Piece

Pasal Karet Takut sama Simbol Jagoan Karet? Ryan Adriandhy Sindir Telak Larangan Bendera One Piece

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Hapus Kredit Macet Hingga Batalkan PPN 12 Persen: Respon Sosok Ini Atas Kritik Bendera One Piece

Hapus Kredit Macet Hingga Batalkan PPN 12 Persen: Respon Sosok Ini Atas Kritik Bendera One Piece

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 23:14 WIB

Bendera One Piece Dilarang, YLBHI Sebut Simbol Keresahan: Pemerintah Harusnya Introspeksi Diri

Bendera One Piece Dilarang, YLBHI Sebut Simbol Keresahan: Pemerintah Harusnya Introspeksi Diri

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 23:12 WIB

Fenomena Jolly Roger Jelang 17-an: Simbol Pop Kultur Jadi Kritik dan Diburu Aparat

Fenomena Jolly Roger Jelang 17-an: Simbol Pop Kultur Jadi Kritik dan Diburu Aparat

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 22:42 WIB

Shirohige Bukan Simbol Pemberontak: 4 Bukti Aparat Gagal Paham Mural One Piece

Shirohige Bukan Simbol Pemberontak: 4 Bukti Aparat Gagal Paham Mural One Piece

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 22:40 WIB

Terkini

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

×