"Hal begitu baru bisa terjadi jika? NEGARA HADIR!" serunya.
Rayen menegaskan bahwa tanpa kehadiran negara yang memanfaatkan seluruh sumber dayanya, industri tata kelola musik di Indonesia tidak akan mengalami kemajuan.
"Selama negara belum hadir dan ikut memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki, industri tata kelola musik kita akan gini-gini aja," cibirnya.
![Ahmad Dhani merasa bukan orangtua yang otoriter. [Instagram/@dhaniperwakilanrakyat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/16/81682-ahmad-dhani.jpg)
Rayen juga menyoroti keterbatasan yang dimiliki oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) saat ini.
Ia secara terbuka mengakui bahwa LMKN tidak memiliki modal yang cukup untuk menjalankan sosialisasi berskala besar.
"Kita harus mengakui kalau LMKN nggak punya kemampuan kapital, dan untuk providing kapital itu cuma bisa dilakukan dengan KEKUASAAN," tandasnya.