Dinilai Animasi Terburuk, 5 Alasan Film Merah Putih: One For All Masih Ada yang Nonton

Yohanes Endra, Ismail

Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:30 WIB
Dinilai Animasi Terburuk, 5 Alasan Film Merah Putih: One For All Masih Ada yang Nonton
Alasan Mengapa Film Merah Putih: One For All Masih Ada yang Nonton (X)

Suara.com - Film animasi Merah Putih: One For All menjadi buah bibir warganet setelah mendapat hujatan massal.

Skor 1/10 di IMDb, kritik pedas di media sosial, hingga label aib nasional membuat film ini seolah ditakdirkan gagal total.

Dengan kualitas animasi yang disebut-sebut setara tugas mahasiswa tingkat awal, banyak orang mengira kursi bioskop bakal kosong melompong.

Namun kenyataannya, film ini tetap ada penontonnya. Tidak meledak, memang. Tapi fakta bahwa masih ada orang yang rela membeli tiket untuk menontonnya.

Kegagalan monumental ini memunculkan pertanyaan menarik, kenapa film yang dicap buruk justru tetap mengundang penonton?

Animasi Merah Putih: One for All Tetap Tayang di Biokop Tanah Air (YouTube)
 Alasan Mengapa Film Merah Putih: One For All Masih Ada yang Nonton (YouTube)

Penasaran seperti apa faktanya? Berikut ulasannya.

1. Fenomena Hate-Watching: Rasa Penasaran yang Tak Terbendung

Manusia punya kecenderungan aneh tertarik pada hal-hal buruk. Sama seperti orang yang tak bisa mengalihkan pandangan dari kecelakaan di jalan, begitu juga dengan film ini.

Skandal seputar anggaran Rp6,7 miliar yang dinilai tak sebanding dengan hasilnya justru menjadi magnet untuk sebagian warganet ingin menontonnya.

baca juga

Banyak penonton sengaja datang ke bioskop hanya untuk membuktikan sendiri,  seberapa buruk film ini.

Fenomena yang disebut hate watching ini membuat orang rela mengeluarkan uang bukan untuk dihibur, melainkan demi menjadi saksi dari sesuatu yang dianggap gagal total.

2. Penonton yang Tidak Tahu Menahu

Tidak semua orang rajin cek rating di IMDb atau membaca ulasan Twitter sebelum ke bioskop.

Ada banyak penonton awam yang sekadar ingin hiburan keluarga di akhir pekan.

Judul Merah Putih serta poster bergambar anak-anak bisa memberi kesan film ini ramah dan edukatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putra Hanung Bramantyo Bikin Film Kemerdekaan Pakai AI, Dibandingkan dengan Merah Putih: One for All

Putra Hanung Bramantyo Bikin Film Kemerdekaan Pakai AI, Dibandingkan dengan Merah Putih: One for All

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:15 WIB

Berapa Rating Merah Putih One For All di IMDb? Disebut Jadi Film Terburuk Sepanjang Masa

Berapa Rating Merah Putih One For All di IMDb? Disebut Jadi Film Terburuk Sepanjang Masa

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Alasan Raffi Ahmad Tetap Dukung Film Kartun Merah Putih One For All: Saya Belum Nonton!

Alasan Raffi Ahmad Tetap Dukung Film Kartun Merah Putih One For All: Saya Belum Nonton!

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 10:14 WIB

Cuma Dapat 1500 Penonton, Film Merah Putih One for All Siap Rilis Sekuel Tiap Tahun

Cuma Dapat 1500 Penonton, Film Merah Putih One for All Siap Rilis Sekuel Tiap Tahun

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 06:15 WIB

Film yang Katanya 'Nasionalis' Seharusnya Memuliakan Bahasa

Film yang Katanya 'Nasionalis' Seharusnya Memuliakan Bahasa

Your Say | Minggu, 17 Agustus 2025 | 15:20 WIB

Review Film Merah Putih: One For All, Terlalu Mentah untuk Dinikmati

Review Film Merah Putih: One For All, Terlalu Mentah untuk Dinikmati

Your Say | Minggu, 17 Agustus 2025 | 08:51 WIB

Terkini

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×