Profil Slamet Rahardjo, Aktor Senior Diganjar Bintang Budaya Parama Dharma Presiden Prabowo

Rifan Aditya

Senin, 25 Agustus 2025 | 17:16 WIB
Profil Slamet Rahardjo, Aktor Senior Diganjar Bintang Budaya Parama Dharma Presiden Prabowo
Slamet Rahardjo mendapat Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Prabowo (ig/presidenrepublikindonesia)

Suara.com - Istana Negara menjadi saksi momen bersejarah bagi dunia seni dan budaya Indonesia. Di tengah deretan tokoh bangsa, nama aktor, sutradara, sekaligus penulis naskah legendaris, Slamet Rahardjo Djarot, menggema.

Presiden Prabowo Subianto menganugerahinya Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada Slamet Rahardjo pada Senin (25/8/2025).

Ini adalah penghargaan tertinggi negara untuk insan yang berjasa besar di bidang kebudayaan dan bukan sekadar seremoni.

Ia adalah kulminasi dari dedikasi tanpa henti seorang maestro yang telah mendedikasikan lebih dari 50 tahun hidupnya untuk seni peran.

Bagi Slamet Rahardjo, penghargaan ini seolah menjadi babak paripurna yang menegaskan statusnya sebagai salah satu pilar terpenting dalam sejarah sinema Indonesia.

Bermula dari Teater, Menjadi Bintang di Layar Lebar

Lahir di Serang, 21 Januari 1949, perjalanan Slamet Rahardjo di dunia seni dimulai dari panggung teater.

Ia mengasah bakatnya di bawah bimbingan langsung maestro Teguh Karya dalam kelompok Teater Populer.

Dari sanalah, disiplin dan pemahaman mendalam tentang karakter ditempa, menjadi fondasi kokoh untuk karirnya di kemudian hari.

Debutnya di layar lebar melalui film Wadjah Seorang Laki-laki (1971), juga arahan Teguh Karya, langsung mencuri perhatian.

baca juga

Sejak saat itu, namanya tak terpisahkan dari film-film berkualitas yang menjadi penanda zaman.

Kolaborasinya dengan Teguh Karya melahirkan banyak karya monumental yang kini menjadi klasik.

"Percayalah, Teguh Karya dan Slamet Rahardjo adalah kombinasi 'maut' pada eranya," tulis sebuah ulasan yang menggambarkan betapa padunya duo sineas dan aktor ini dalam menghasilkan karya-karya terbaik.

Gudang Piala Citra dan Karya Lintas Generasi

Slamet Rahardjo memenangkan Kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2022, Jakarta, Selasa (22/11). {Suara.com/Oke Atmaja]
Slamet Rahardjo memenangkan Kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2022, Jakarta, Selasa (22/11). {Suara.com/Oke Atmaja]

Berbicara tentang profil Slamet Rahardjo tidak akan lengkap tanpa menyebut rentetan prestasinya.

Ia adalah peraih 7 Piala Citra dari Festival Film Indonesia (FFI) untuk berbagai kategori, bukti sahih versatilitasnya sebagai seniman.

Tidak hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai sutradara, penulis skenario, bahkan penata musik.

Berikut adalah beberapa film terbaik yang mengantarkannya meraih Piala Citra dan pengakuan luas:

  • Ranjang Pengantin (1974): Film ini mengantarkannya meraih Piala Citra pertama sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik.
  • November 1928 (1979): Meskipun tidak menang untuk akting, ia membawa pulang Piala Citra sebagai Penata Musik Terbaik bersama Franki Raden dan Sardono W. Kusumo.
  • Di Balik Kelambu (1983): Kembali membawanya ke podium Pemeran Utama Pria Terbaik FFI.
  • Kembang Kertas (1985): Menandai puncaknya sebagai sutradara dengan memenangkan kategori Film dan Sutradara Terbaik.
  • Kodrat (1986): Memperkuat reputasinya sebagai sutradara handal dengan kembali meraih Piala Citra Sutradara Terbaik.
  • Cinta Pertama, Kedua & Ketiga (2022): Di usia senjanya, ia melengkapi koleksinya dengan Piala Citra Pemeran Pendukung Pria Terbaik, sebuah pencapaian yang sempurna.

Filmografi panjangnya yang mencakup lebih dari 50 judul film, dari Pasir Berbisik hingga Petualangan Sherina 2.

Hal ini menunjukkan kemampuannya untuk tetap relevan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, menginspirasi ratusan sineas muda.

Makna di Balik Bintang Budaya Parama Dharma

Penganugerahan Bintang Budaya Parama Dharma oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Slamet Rahardjo bukanlah tanpa alasan.

Ia disandingkan dengan tokoh-tokoh besar lainnya seperti musisi Alm. Gombloh, budayawan Taufiq Ismail, dan seniman I Nyoman Nuarta, yang juga menerima penghargaan serupa.

Di usianya yang telah menginjak 75 tahun, Slamet Rahardjo terus menjadi "pohon kehidupan" bagi dunia seni peran Indonesia.

Ucapannya seringkali mengandung falsafah hidup, dan kehadirannya menjadi inspirasi tak berkesudahan.

Bintang Budaya Parama Dharma yang kini tersemat di dadanya adalah cahaya yang memantulkan kembali dedikasi dan cinta tanpa syaratnya pada seni.

Apa film Slamet Rahardjo favorit Anda? Bagikan kenangan dan pendapat Anda tentang sang maestro di kolom komentar di bawah ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Prabowo

Alasan Pengusaha Haji Isam Raih Bintang Mahaputera dari Prabowo

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 17:11 WIB

Profil Haji Isam, Crazy Rich Kontroversial Dapat Gelar Bintang Mahaputera dari Prabowo

Profil Haji Isam, Crazy Rich Kontroversial Dapat Gelar Bintang Mahaputera dari Prabowo

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 17:02 WIB

Profil Seskab Teddy, Eks Ajudan Prabowo Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden

Profil Seskab Teddy, Eks Ajudan Prabowo Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:35 WIB

Jejak Sudaryono: Anak Petani Grobogan Jadi Wamen, Kini Terima Bintang Mahaputera dari Presiden

Jejak Sudaryono: Anak Petani Grobogan Jadi Wamen, Kini Terima Bintang Mahaputera dari Presiden

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:05 WIB

Daftar Lengkap 141 Nama Penerima Bintang Mahaputera dari Prabowo, Ada Sosok Haji Isam

Daftar Lengkap 141 Nama Penerima Bintang Mahaputera dari Prabowo, Ada Sosok Haji Isam

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:50 WIB

Terkini

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

×