Diserang Yayasan Hewan Usai Kucingnya Dijarah, Uya Kuya Terseret Kontroversi Eksploitasi Kucing?

Yohanes Endra, Ismail

Minggu, 07 September 2025 | 11:15 WIB
Diserang Yayasan Hewan Usai Kucingnya Dijarah, Uya Kuya Terseret Kontroversi Eksploitasi Kucing?
Uya Kuya dituding seorang breeder (Instagram)
Baca 10 detik
  • Uya Kuya dituding sebagai peternak kucing demi tujuan komersial.
  • Kondisi kucing memicu kekhawatiran publik soal eksploitasi hewan peliharaan.
  • Kasus ini mendorong seruan regulasi untuk praktik peternakan hewan.

Suara.com - Nama politisi dan artis Uya Kuya kembali menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Namun, sorotan kali ini bukan datang dari kiprahnya di gedung DPR atau kelanjutan kasus penjarahan di rumahnya belum lama ini.

Kali ini Uya Kuya terkena tudingan serius yang mengaitkannya dengan praktik breeder (peternak) kucing ras di tengah kontroversi penjarahan puluhan hewan peliharaannya.

Isu ini meledak setelah sebuah unggahan keras dari Yayasan Sarana Metta Indonesia melalui akun Instagram @animals_hopeshelterindonesia pada 1 September 2025.

Tanpa menyebut nama secara eksplisit, unggahan tersebut menyindir seorang figur publik yang kini menjabat sebagai wakil rakyat namun diduga masih aktif dalam bisnis ternak kucing.

“Artis terkenal itu kini jadi wakil rakyat, tapi masih berprofesi sebagai breeder. Berkedok cat lover, padahal jualan lendir empusnya,” tulis akun tersebut dalam unggahan yang viral seketika.

Uya Kuya dituding seorang breeder (Instagram)
Uya Kuya dituding seorang breeder (Instagram)

Konteks unggahan ini semakin tajam karena muncul pasca insiden kericuhan demo beberapa waktu lalu, di mana puluhan kucing milik Uya Kuya dilaporkan dijarah oleh massa.

Yayasan tersebut menyoroti kondisi beberapa kucing yang berhasil diselamatkan, yang diduga kuat merupakan hasil dari proses pembiakan intensif untuk tujuan komersial.

Kekhawatiran Kesejahteraan Hewan dan Reaksi Publik

baca juga

Yayasan Sarana Metta Indonesia menyerukan agar hewan-hewan yang telah diamankan segera disterilisasi.

Langkah ini dianggap krusial untuk mencegah potensi eksploitasi lebih lanjut jika kucing-kucing tersebut kembali ke pemiliknya.

“Kalau kembali ke pemiliknya, bisa-bisa empus-empus ini dijadikan mesin uang lagi,” tambah akun itu, menyuarakan kekhawatiran banyak pihak.

Uya Kuya - Kontroversi Uya Kuya, Berujung Dinonaktifkan Partai (Instagram/king_uyakuya)
Uya Kuya dituding seorang breeder (Instagram)

Sontak, unggahan ini memicu reaksi luas dari warganet hingga kalangan selebritas.

Tokoh publik seperti Indy Barends dan Sarah Sechan hingga Deddy Corbuzier terlihat memberikan emoji marah di kolom komentar, menandakan keprihatinan mereka.

Netizen pun ramai-ramai menyoroti kondisi fisik indukan kucing yang dinilai kurus dan tidak terawat, yang diduga akibat dipaksa bereproduksi terus-menerus.

“Kasihan indukannya dipaksa beranak sampai kurus,” komentar akun @totok****.

“Pantesan kucingnya pada kurus. Jangan sampai balik ke pemiliknya,” timpal akun @sarah****.

Seruan Regulasi dan Sisi Uya Kuya

Lebih jauh, kontroversi ini mengangkat isu yang lebih besar lemahnya pengawasan pemerintah terhadap praktik peternakan hewan peliharaan di Indonesia.

Akun @animals_hopeshelterindonesia juga mempertanyakan potensi kerugian negara dari pajak bisnis breeder yang bisa mencapai miliaran rupiah.

Mereka mendesak DPR untuk segera merancang dan mengesahkan regulasi yang jelas mengenai peternakan hewan ras.

“Sudah saatnya ada UU soal breeder hewan peliharaan ras, agar tak ada lagi yang menelantarkan hewan hanya demi cuan,” tegas yayasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Uya Kuya belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan yang dialamatkan kepadanya.

Namun, jejak digital menunjukkan bahwa dalam sebuah wawancara di program Okay Boss pada tahun 2020, Uya pernah mengakui memelihara lebih dari 55 ekor kucing dengan bantuan empat pengasuh khusus.

Ia juga menyebut kucing-kucingnya sering diikutsertakan dalam kompetisi internasional.

Kini, publik menantikan klarifikasi dari Uya Kuya, sementara perdebatan mengenai etika breeder dan kesejahteraan hewan peliharaan semakin memanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Tersangka Kasus Penjarahan Rumah Uya Kuya Bertambah jadi 12 Orang, Begini Peran Mereka!

Jumlah Tersangka Kasus Penjarahan Rumah Uya Kuya Bertambah jadi 12 Orang, Begini Peran Mereka!

Entertainment | Sabtu, 06 September 2025 | 14:38 WIB

Rieke Diah Pitaloka Bongkar Kinerja Uya Kuya dan Eko Patrio di DPR

Rieke Diah Pitaloka Bongkar Kinerja Uya Kuya dan Eko Patrio di DPR

Entertainment | Sabtu, 06 September 2025 | 14:20 WIB

Takut Dijerat, Penjarah Rumah Uya Kuya Kembalikan Kasurnya

Takut Dijerat, Penjarah Rumah Uya Kuya Kembalikan Kasurnya

Entertainment | Sabtu, 06 September 2025 | 12:03 WIB

Hengky Kurniawan Anggap Wajar Masyarakat Marah Akibat Ucapan Anggota DPR

Hengky Kurniawan Anggap Wajar Masyarakat Marah Akibat Ucapan Anggota DPR

Entertainment | Jum'at, 05 September 2025 | 13:03 WIB

Jumlah Tersangka Penjarahan Rumah Uya Kuya Bertambah Jadi 10 Orang

Jumlah Tersangka Penjarahan Rumah Uya Kuya Bertambah Jadi 10 Orang

Entertainment | Jum'at, 05 September 2025 | 10:05 WIB

Fakta Perawatan Kucing Uya Kuya di Puskesmas, dari Diinfus Hingga Diberi Antibiotik

Fakta Perawatan Kucing Uya Kuya di Puskesmas, dari Diinfus Hingga Diberi Antibiotik

Entertainment | Jum'at, 05 September 2025 | 08:08 WIB

Terkini

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Betrand Peto Ungkap Kronologi Keributan dengan ANW yang Berujung Tudingan Kekerasan Seksual

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Polda Metro Akan Periksa Anak Ruben Onsu Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 14 September 2026 | 13:06 WIB

4 Zodiak Paling Cocok dengan Cancer dalam Asmara, Pasangan Idaman yang Sulit Berpaling

4 Zodiak Paling Cocok dengan Cancer dalam Asmara, Pasangan Idaman yang Sulit Berpaling

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:05 WIB

Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk

Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk

News | Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB

Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak

Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak

Riau | Senin, 14 September 2026 | 13:02 WIB

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

×