Sujiwo Tejo Tak Setuju Kepsek yang Tampar Murid Merokok Dinonaktifkan

Yazir F Suara.Com
Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Sujiwo Tejo Tak Setuju Kepsek yang Tampar Murid Merokok Dinonaktifkan
Sujiwo Tejo Gak Setuju Kepsek Tampar Murid Merokok Dinonaktifkan (Instagram/@president_jancukers)

Suara.com - Sujiwo Tejo mengomentari kabar Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga dinonaktifkan usai menampar muridnya yang merokok.

Meski dirinya perokok sejak SMP, Sujiwo Tejo tidak setuju dengan keputusan tersebut.

"Pengajar dan pendidik itu beda. Pendidikan mencakup moral, bukan sekadar transfer ilmu saja," tulis Sujiwo Tejo dalam unggahannya di Instagram pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Sujiwo Tejo pun tidak ingin pendidik di Indonesia serba takut hingga memilih pasrah dan menjadi 'sekadar' pengajar.

Sujiwo Tejo lantas menceritakan pengalamannya saat masih sekolah, yang mana orangtuanya akan selalu mendukung guru.

"Banyak teman-temanku seangkatan yang kini sukses di birokrasi dan bisnis, masa sekolahnya kerap ditampar guru, ortu dan kiai," lanjut Sujiwo Tejo di caption.

Alasan Sujiwo Tejo maupun teman-temannya ditampar guru, orangtua, maupun kiai pun tidak jauh beda dengan murid zaman sekarang.

Mereka bolos upacara bendera, merokok, tidak pakai kaus kaki, hingga bercanda ketika salat.

Baca Juga: Komentar Hanung Bramantyo soal Kepsek Tampar Murid Bikin Anaknya Balik Bertanya

Kendati Soetedjo sang ayah adalah orang terpandang di wilayahnya, Sujiwo Tejo tidak diperlakukan istimewa.

Sikap tersebut jomplang dibandingkan kasus di SMAN 1 Cimarga, orangtua murid yang merokok justru melaporkan kepala sekolah yang menampar anaknya.

"Tidak ada ortu yang melabrak sekolah gegara anaknya dijewer lebih-lebih ditempeleng," tutur Sujiwo Tejo.

Kasus ini dikaitkan Sujiwo Tejo dengan persaingan kerja yang kini mencapai 1 banding 1 juta orang.

Persaingan kerja dewasa ini bukan hanya sesama masyarakat Indonesia, tetapi juga tenaga kerja asing.

Namun Sujiwo Tejo melihat pendidikan moral di Indonesia malah lebih lembek.

"Pendidikan moral makin lemah, makin lembek. Jangankan nampar, guru njewer murid saja, ortu-ortu bisa nglabrak sekolah dan lapor polisi," sentil Sujiwo Tejo.

"Akan ke mana arah pendidikan kita?" pungkasnya.

Warganet rupanya sepakat dengan pendapat Sujiwo Tejo. Banyak yang lebih membela kepala sekolah ketimbang orangtua murid yang merokok.

"Betul, ibunya kelak menyesal susah berhentikan anak ngerokok," komentar akun @mama_ny***.

"Siswanya yang pantas dinonaktifkan, kalo di sekolah bapak dan ibu guru adalah pengganti orang tua kita, masa ada salah satu siswa ketahuan melakukan perbuatan yang kurang baik kita biarkan saja?" sahut akun @dwi2***.

"Bocah lebay. Aku dukung kepala sekolah yang tegas dan disiplin demi masa depan negeri ini," kata akun @darwisarbiant***.

"Gaji guru sedikit tapi ngajari murid beradab dibilang feodal," balas akun @fatihbla***.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI