Profil Siprianus Bhuka Arsitek Tabola Bale, Simbol Lagu Daerah Lampaui Batas Geografis dan Budaya

Kamis, 20 November 2025 | 19:45 WIB
Profil Siprianus Bhuka Arsitek Tabola Bale, Simbol Lagu Daerah Lampaui Batas Geografis dan Budaya
Penyanyi dan pencipta lagu Tabola Bale, Siprianus Bhuka usai memenangkan kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik di AMI Awards yang digelar di Ciputra Artprenuer, Jakarta Selatan pada Rabu, 19 November 2025. [Tiara Rosana/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Siprianus Bhuka didapuk sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik di AMI Awards 2025
  • Siprianus Bhuka lahir dari komunitas kreatif di Indonesia Timur
  • Tabola Bale mengubah hidup Siprianus Bhuka

Suara.com - Siapa sangka sebuah lagu daerah bisa membuat hidup penciptanya jungkir balik.

Ini yang dialami Siprianus Bhuka, musisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di balik lagu fenomenal Tabola Bale.

Namanya mungkin baru terdengar nyaring belakangan ini, namun Siprianus Bhuka kini resmi menyandang status sebagai salah satu pencipta lagu terbaik di Indonesia.

Puncaknya terjadi di panggung Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 pada Rabu, 19 November2025. Ia berhasil memboyong piala bergengsi untuk kategori Pencipta Lagu Pop Terbaik.

Kemenangan ini terasa begitu manis, sebab ia berhasil menyisihkan nama-nama besar di industri musik. Baginya, pencapaian ini sebuah mimpi yang jauh dibayangkan.

"Ya, di luar ekspektasi saya. Sangat-sangat di luar perkiraan saya karena lagu ini bisa mendapatkan piala yang sangat bergengsi di Indonesia, yaitu AMI," kata Siprianus saat ditemui usai menerima penghargaan.

Lantas, siapa sebenarnya sosok di balik melodi ceria yang membuat jutaan orang bergoyang ini?

Perjalanan Musik dari Timur

Siprianus Bhuka adalah musisi dan pencipta lagu yang lahir dan besar di lingkungan musik Indonesia Timur.

Baca Juga: Tabola Bale Meledak, Siprianus Raih AMI Award dan Jadi Wajah Musik Timur

Dia merupakan bagian dari kolektif "Ide Timur" yang menjadi wadah bagi para seniman dari wilayah tersebut untuk berkarya dan berkolaborasi.

Sebelum namanya meledak secara individu, Siprianus telah lama berkecimpung di dunia musik, mengasah kemampuannya dalam merangkai nada dan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tabola Bale sendiri lahir dari kolaborasinya bersama Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, dan Dica Aurel.

Lagu ini pada dasarnya adalah sebuah lagu daerah dengan irama yang riang. Siprianus sendiri tak pernah menyangka karyanya yang sederhana bisa melampaui batas-batas geografis dan budaya.

"Karena ya kalian tahulah lagu timur itu seperti apa, itu merupakan lagu daerah. Terhitungnya jatuhnya lagu daerah ya. Jadi sangat-sangat tidak pernah menyangka bahwa lagu ini akan bisa go sampai-sampai ke internasional," jelasnya.

Hidup yang 'Tabola Bale' Berkat TikTok

Ledakan Tabola Bale di platform TikTok menjadi titik balik dalam hidup Siprianus. Lagu dengan lirik jenaka dan musik yang asyik ini dengan cepat menjadi latar suara untuk berbagai konten video, mulai dari tarian hingga komedi.

Dari sanalah, popularitasnya meroket hingga didengarkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dampak viralnya lagu ini benar-benar mengubah hidupnya secara drastis. Dia bahkan diundang untuk tampil di Istana Negara pada perayaan 17 Agustus, sebuah kehormatan yang tak pernah terlintas di benaknya.

Saat ditanya seberapa besar lagu ini mengubah hidupnya, Siprianus memberikan jawaban yang blak-blakan dan menggambarkan kondisinya dengan sempurna.

"Sangat besar. Dia mengubah semua aspek kehidupan saya. Jadi benar-benar lagu ini 'Tabola Bale', betul-betul saya punya hidup juga tabola bale juga," ungkapnya sambil tertawa.

Kisah di Balik Lirik Jenaka

Di balik nadanya yang riang, Tabola Bale ternyata menyimpan cerita yang sangat personal dan lucu.

Siprianus mengungkap bahwa inspirasi lagu ini datang dari kisah cinta seorang pemuda kepada gadis pujaannya yang penampilannya berubah total setelah pulang merantau untuk kuliah.

"Lagu ini tuh sebenarnya ceritanya seorang pemuda, dia jatuh cinta sama cewek yang dulunya tuh masih kecil, rambutnya masih kepang dua. Terus dia kuliah tuh. Dia pas pulang dari kuliah, rambutnya sudah di-ombre tuh," kisahnya.

"Jadi dulu rambut kepang dua, sekarang rambut merah-merah gitu-gitu," tambah Siprianus, menjelaskan transformasi yang menjadi inti dari kelucuan lirik lagu tersebut.

Kini, dengan piala AMI di tangan, Siprianus Bhuka telah membuktikan bahwa musik tidak mengenal batas.

Karyanya menjadi simbol bahwa musisi dari daerah mana pun memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar di panggung nasional, asalkan karya tersebut jujur, unik, dan mampu menyentuh hati banyak orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI